Viral Lokal

Penemuan Tumbuhan Mirip Bunga Bangkai, Kades Telaga Baru Minta BKSDA Sampit Identifikasi

Penemuan tumbuhan yang diduga mirip bunga bangkai, Kepala Desa Telaga Baru meminta BKSDA Sampit untuk mengedentifikasi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Pangkan B | Editor: Nur Aina
Muriansyah untuk Tribunkalteng.com
Tumbuhan mirip bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga Desa Telaga Baru, Kotawaringin Timur, Rabu (7/8/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Viral lokal, warga Desa Telaga Baru digegerkan dengan munculnya diduga bunga bangkai pada rumah salah satu warga, Rabu (7/8/2024).

Lokasi tumbuhan tersebut berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Fenomena tersebut tentu menjadi tontonan warga melihat bunga dengan bentuk yang cukup aneh dan bewarna seperti jantung pisang tersebut.

Pasalnya tumbuhan yang diduga bunga bangkai tersebut tumbuh di dekat pohon pisang milik warga bernama Mulyadi (71).

Kepala Desa Telaga Baru, Nur Firmansyah membenarkan adanya tumbuhan yang menyerupai bunga bangkai tersebut.

“Warga melaporkan kepada saya bahwa tumbuh diduga bungai bangkai, saat tiba di lokasi memang terlihat mirip sekali dengan bunga bangkai,” jelasnya saat dihubungi Tribunkalteng.com melalui telepon.

Dirinya pun telah menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Sampit mengenai tumbuhan tersebut.

“Kita menghubungi pihak BKSDA Sampit untuk mengidentifikasi tumbuhan apa yang tumbuh pada rumah warga,” jelas Nur.

Dirinya pun berharap dilakukan penelitian dan identifikasi jenis tumbuhan, mengapa bisa tumbuh pada Desa Telaga Baru.

“Ini kali pertama adanya tumbuhan yang mirip dengan bunga bangkai, tumbuh pada desa kami dan bentuknya sangat unik,” jelas Kades Telaga Baru.

Baca juga: Buaya Muncul di Sungai Mentaya, BKSDA Pos Sampit Minta Warga Tak Buang Bangkai Binatang ke Sungai

Ia mengatakan sedang mencari informasi apakah bunga tersebut dapat dikembangkan dan dibudidayakan secara massal.

“Kalau bisa dibudidayakan tentu hal ini sangat bagus dan dapat menjadi daya tarik wisata bagi desa kami,” harap Nur.

Meski begitu, Kades Telaga Baru belum mengetahui bagaimana bisa tumbuhan tersebut tumbuh pada pekarangan rumah warga.

“Selain BKSDA Pos Sampit, kami ingin ada dinas terkait yang mengkaji tumbuhnya tumbuhan mirip bunga bangkai tersebut di Desa Telaga Baru,” tutup Nur Firmansyah.

(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved