Berita Kotim
PLN ULP Sampit Ingatkan, Truk Melintas Perhatikan Tinggi Muatan Rawan Tersangkut Kabel Listrik
PLN ULP Sampit mengimbau agar para sopir memperhatikan tinggi muatannya, lantaran rawan tersangkut kabel listrik dan membahayakan pengguna jalan lain
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Kendaraan truk bermuatan terlalu tinggi kembali mengenai dan merusak jaringan PLN, jika sebelumnya terjadi di jalan kembali, kali ini terjadi di Jalan Tidar.
PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sampit mengimbau agar para sopir memperhatikan tinggi muatannya, Rabu (13/3/2024).
Warga Sampit yang melintas di Jalan Tidar, Baamang Hilir, Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim) seketika dikejutkan dengan suara seperti ledakan mercon dan percikan api dari kabel PLN pada Selasa (12/3/2024) malam.
Dani (24) warga yang saat itu melintas di Jalan Tidar mengaku melihat percikan tersebut dan mengira ada kabel listrik yang putus.
"Saya sedang naik motor di belakang mobil yang membawa muatan, tiba-tiba ada suara meletup dan percikan api dari tiang listrik," ungkap Dani.
Baca juga: Pohon Pinang Tumbang Timpa Rumah di G Obos Palangkaraya dan Kabel Listrik Nyaris Sebab Korsleting
Informasi terhimpun ternyata ada muatan kendaraan yang terlalu tinggi hingga mengenai kabel dan tersangkut. Diduga muatan yang terlalu tinggi tersebut penyebab percikan api yang dilihat Dani dan warga lainnya.
Akibatnya sekira pukul 22.00 WIB usai kabel yang ditabrak muatan terlalu tinggi tersebut membuat listrik padam di sekitar Jalan Tidar, beruntung pemadaman tak terlalu lama.
Kejadian ini juga tidak menyebabkan korban jiwa ataupun luka, namun bukan berarti tak berbahaya.
Manajer PLN ULP Sampit Sesen menjelaskan tidak ada kabel yang putus, percikan yang dilihat warga berasal dari Fuse Cut Out (FCO) atau alat proteksi untuk melindungi jaringan PLN.
"Peralatan proteksi kita yang putus dan mengakibatkan pemadaman listrik sebentar, jadi bukan kabel yang putus," ungkap Sesen.
Sesen mengimbau agar sopir kendaraan bermuatan lebih berhati-hati jika melintas di jalan yang banyak kabel.
"Kabel-kabel itu juga bukan hanya jaringan PLN saja, ada juga kabel dari perusahaan lain," ujar Sesen.
Ketika kabel yang melintang di atas jalan raya tersangkut muatan yang terlalu tinggi maka berpotensi membahayakan bagi pengguna jalan, apalagi ketika kabel tersebut putus dan mengenai pengendara motor.
Baca juga: Antisipasi Putusnya Jaringan Kabel Listrik di Jalur Protokol Palangkaraya, Sejumlah Pohon Dipangkas
Baca juga: Tanjung Selor dan Tanjung Palas Bulungan Blackout Selama 2 Jam, Gegara Truk Tabrak Kabel Listrik
Sesen meminta kepada para sopir truk yang membawa kendaraan bermuatan agar bisa memperhatikan tinggi muatannya sehingga tidak mengenai kabel yang melintang di atas jalan raya.
"Kami mengimbau agar tinggi muatan lebih diperhatikan sehingga meminimalisir menyentuh kabel yang ada di atas jalan raya," tutup Sesen. (*)
| Kehadiran Bupati Kotim Halikinnor di Rumah Duka, Camat Baamang Sufiansyah Meninggal |
|
|---|
| Klarifikasi Gahara Ramadhan Terkait Kabar Dana Hibah KORMI, Siapkan Langkah Hukum |
|
|---|
| Guru Ngaji di Kotawaringin Timur Dapat Apresiasi, ODOJ Kalteng Salurkan 250 Paket Bantuan |
|
|---|
| Nasib Rekrutmen ASN Kotawaringin Timur Kalteng, Ini Penjelasan BKPSDM Kotim |
|
|---|
| Pencarian Pelajar SMKN 2 Sampit yang Diduga Tenggelam di Kolam Bina Karya Baamang, ini Kata BPBD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/PLN-ULP-Sampitt.jpg)