Berita Palangkaraya
Jalan Rusak Bukit Raya XV Palangkaraya Belum Diperbaiki, Warga Berharap Jadi Perhatian Pemerintah
Jalan rusak jadi keluhan warga Kota Palangkaraya sehingga perlu dapat perhatian pemerintah setempat.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jalan rusak jadi keluhan warga Kota Palangkaraya sehingga perlu dapat perhatian pemerintah setempat.
Salah satu jalan rusak di Kota Palangkaraya yang dikeluhkan warga setempat seperti di jalan Bukit Raya XV yang sudah lama tidak diperbaiki.
Warga mengaku sangat kesulitan melalui jalan rusak tersebut terutama saat musim hujan, karena dalam kondisi becek.
Jalan tampak berlubang akibat mengalami penurunan pada tektur tanahnya, sehingga jika hujan membentuk kubangan.
Seorang warga Walsito, Senin (18/12/2023) mengaku sudah 9 tahun tinggal di Bukit Palangka RT 06, RW 16, Kelurahan Palangka sudah beberapa tahun ini jalan tersebut belum diperbaiki.
Baca juga: Jalan Sampit-Samuda Rusak, Bupati Kotim H Halikinnor Janjikan Dana 4 Miliar Untuk Pemeliharaan
Baca juga: Bupati Gunung Mas Minta Jalan Rusak di Desa Pematang Limau Segera Diaspal oleh Pemprov Kalteng
Baca juga: Viral Warga Demo Jalan Rusak, Rombongan Tiga Mobil Plat Dinas Bengkulu Nekat Menerobos Saat Aksi
Walsito mengatakan, dia harus berhati-hati saat melewati jalan Bukit Raya XV tersebut.
"Iya mas jalan disini (Bukit Raya XV) sudah lama belum dapat perhatian, sehingga masih rusak ," kata Walsito.
Walsito mengaku ia tidak punya pilihan lain selain lewat jalan Bukit Raya Xl ini karena tidak ada alterntif jalan lain yang bisa dilewati.
"Kalo bisa ngasih saran ke pemerintah untuk jalan disini cepat diperbaiki karena selain jalannya rusak, jalan sini juga langganan tergenang air lubangnya cukup dalam rawan jatuh," ujar Walsito.
Sementara itu, seorang pelajar bernama Arif Werawan yang lewat juga mengomentari jalan tersebut setiap hari ia lewati saat berangkat ke Sekolah.
Arif Werawan (17) mengaku cukup terganggu karena hampir setiap hari ia melewati jalan tersebut.
"Iya sangat terganggu, takut jatuh karena kondisi jalan disini rusak dan bergelombang apa lagi lubangnya dalam dan membentuk kolam, harus hati-hati," kata Arif.
Mengenai jalan rusak tersebut dibenarkan oleh Yater Ketua RT 06 ia mengatakan semenjak ia menjabat sebagai ketua RT 06 sudah lebih dari 3 tahun, jalan rusak.
"Beberapa waktu lalu saya beserta tokoh masyarakat di lingkungan RT 06 pernah mengajukan proposal yang langsung kami ajukan ke Dinas PUPR Kota namun sepertinya belum ada tanggapan," kata Yater.
Dia mengungkapkan, masyarakat pernah berinisiatif iuran memperbaiki jalan tersebut dengan cara menguruk atau menimbun pakai tanah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/rt54y46uy5i.jpg)