49 Pendaki Selamat, 20 Orang Masih di Gunung Marapi Sumbar, 8 Korban Meninggal Dunia

Sebanyak 49 pendaki selamat dan berhasil dievakuasi tim SAR, 20 orang lainnya masih terjebak di Gunung Marapi dan 8 korban meninggal dunia

Tayang:
Editor: Sri Mariati
ISTIMEWA
Gunung Marapi Sumatera Barat meletus dan menyemburkan abu vulkanis Minggu (3/12/2023). 

TRIBUNKALTENG.COM – Hingga saat ini proses evakuasi dan pencarian korban erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat terus dilakukan oleh Tim SAR. Diperkirakan ada 20 pendaki masih terjebak.

 Tim SAR hari ini Selasa (5/12/2023) akan kembali melanjutkan proses evakuasi 20 pendaki yang masih terjebak di Gunung Marapi, Sumatera Barat.

Data data website BKSDA Sumbar, saat terjadi erupsi Gunung Marapi yang terletak di dua daerah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (3/12/2023), ada 75 pendaki yang berada di atas gunung.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Kabag OPS SAR Kelas A Kota Padang, dari 75 pendaki tersebut, 49 orang di antaranya sudah berhasil dievakuasi degan selamat hingga Senin (4/12/2023) pukul 07.00 WIB.

Kemudian, kemarin Tim SAR melanjutkan pencarian terhadap 26 orang yang masih terjebak dan berhasil membawa turun 6 pendaki, sehinga tersisa pendaki belum dievakuasi sebanyak 20 orang.

"Hingga pukul 18.00 WIB (Senin) sudah ada enam orang kita evakuasi, tiga kondisi selamat dan tiga lagi meninggal dunia," ujar Kepala Kantor SAR Kota Padang, Abdul Malik dikutip dari TribunPadang.com, Selasa (5/12/2023).

Baca juga: Kisah Pendaki Selamat Saat Erupsi Gunung Merapi di Sumatera Barat, Lolos Dari Hujan Batu

Baca juga: Pendaki Kirim Video ke Ibunya Terjebak Erupsi Gunung Marapi, Kondisi Tangan Patah Tubuh Penuh Abu

Keenam korban yang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan itu, ditemukan disekitaran puncak Gunung Marapi.

Abdul menjelaskan, 20 pendaki yang belum dievakuasi, delapan orang diketahui sudah meninggal dan 12 orang belum ditemukan lokasinya.

"Ada 12 orang pendaki lagi yang masih dalam pencarian," tuturnya.

Jenazah Diserahkan Keluarga Korban

Jenazah ketiga korban erupsi Marapi berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Sumbar, Senin (4/12/2023).

Bersadarkan informasi melalui papan pengumuman, jenazah dengan kode 003 tersebut teridentifikasi bernama Nazatra Adzin Mufadal (22) asal Pekanbaru.

Direktur RSAM Bukittinggi, drg. Busril mengatakan saat ini pihaknya sedang dalam proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

"Keluarganya sudah lengkap, apa yang kita butuhkan sudah lengkap, kita komunikasikan dengan Kabid Dokkes," ujarnya.

Sebelumnya, dua jenazah sudah terdentifikasi atas nama Muhammad Adan (21) asal Pekanbaru dan Muhammad Teguh Amanda (20) asal Padang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved