Berita Palangkaraya
Update Harga Beras di Palangkaraya, Beras Pangkoh Naik Jelang Nataru, Pedagang: Tak Ada Tanda Turun
Update harga beras di Palangkaraya hingga saat ini diperkirakan tak ada tanda-tanda penurunan, beras Pangkoh justru diprediksikan bakal naik
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Update harga beras di Palangkaraya hingga saat ini diperkirakan tak ada tanda-tanda penurunan, justru diprediksikan akan mengalami kenaikan.
Kenaikan harga beras di Pasar Kahayan dan Pasar Besar, Kota Palangkaraya masih sama sejak terakhir kali naik 4 bulan yang lalu
Kazwini (32), pedagang di Pasar Kahayan mengatakan harga beras lokal seperti beras Pangkoh lebih dulu naik ketimbang beras merek lahap.
"Karena beras lokal langsung dari petani kalo mereka gagal panen beras lokal jadi langka," ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Selasa (21/11/2023).
Kazwini menjelaskan, saat ini beras lokal paling banyak di beli pelanggannya.
Baca juga: Harga Beras Lokal dan Gula Pasir di Palangkaraya Terus Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru
Baca juga: Penjual Nasi Bungkus di Palangkaraya Beralih ke Beras Jawa Karena Harga Beras Lokal Merangkak Naik
Beras lokal yang dijual Kazwini semuanya berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan
“Yang banyak dicari beras siam sampit dan siam unus usang," ucap Kazwini.
Terpisah pedagang di Pasar Kahayan Nia (52) menjelaskan, beras Pangkoh yang merupakan beras lokal dari Kalimantan Tengah juga naik.
"Naiknya bertahap, tidak sekaligus naik," ucapnya.
Nia memprediksi menjelang Natal dan Tahun Baru harga beras bisa saja melonjak.
"Mendekati Natal dan Tahun Baru biasanya naik, tapi semoga saja tidak," kata Nia.
Sementara di Pasar Besar, harga beras tidak jauh berbeda. Bahran (23) pedagang di Pasar Besar mengatakan, harga beras masih sama seperti 4 bulan yang lalu.
"Kalau harga tetap, belum ada turun," ucapnya.
Baca juga: Harga Beras, Minyak Goreng hingga Cabai Rawit 16 Oktober 2023 Daftar Harga Pangan dan Sembako
Baca juga: Satgas Ketahanan Pangan, Pastikan Beras Beredar di Palangkaraya Sudah Diawasi dan Aman Konsumsi
Bahran menjelaskan semua merek beras masih belum turun, baik lokal maupun impor. (*)
Berikut daftar harga beras di Palangkaraya:
Beras merek Lahap: Rp 16.000/kg
Beras Mayang Tamban: Rp 25.000/kg
Beras Mayang Gambut: Rp 25.000/kg
Beras Siam Sampit: Rp 17.000/kg
Beras Siam Unus Usang: Rp 18.000/kg.
Palangka Raya Resmi Jadi Tuan Rumah Kongres GMNI XXIII Tahun 2028, Ada Historisnya |
![]() |
---|
Tak Ada Anggaran Tambahan, Pemprov Targetkan RTH Eks KONI Kalteng Selesai Paling Lambat Desember |
![]() |
---|
Panen Jagung di Pekarangan Polresta Palangka Raya, Achmad Zaini: Bukti Bisa Bertani di Tengah Kota |
![]() |
---|
Simpan 24 Paket Sabu, Napi Rutan Kelas IIA Ditangkap Satresnarkoba Polresta Palangka Raya |
![]() |
---|
Pemprov Kalteng Bakal Kaji Pelanggaran Aturan dan Kerusakan Lingkungan oleh 7 Perusahaan Tambang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.