Al Hilal
Legenda Timnas Prancis Cerca Neymar, Imbas Striker Al Hilal Akui PSG Bak Neraka
Pernyataan Neymar yang mengakui klub PSG (Paris Saint-Germain) bak ‘Neraka’ ini nampaknya memicu reaksi legenda Timnas Prancis, Frank Leboeuf.
Penulis: Nor Aina | Editor: amirul yusuf
TRIBUNKALTENG.COM - Pernyataan Neymar yang mengakui klub PSG (Paris Saint-Germain) bak ‘Neraka’ ini nampaknya memicu reaksi legenda Timnas Prancis, Frank Leboeuf.
Atas penyataan striker Al Hilal itu eks pemain Chelsea, Frank Leboeuf kini menyebut Neymar tampak menyedihkan.
Usai keluar dari PSG, Neymar berbicara tentang hidupnya bak di ‘neraka’ dengan Lionel Messi beberapa hari yang lalu.
Setelah dua musim di PSG, Messi akhirnya tak memperpanjang kontrak dan berlabuh ke tim Major League Soccer (MLS) Inter Miami.
Sementra itu, Neymar menyusul hijrah ke Arab Saudi dan bergabung dengan Al Hilal.
Baca juga: Hubungan Khusus Fuji dan Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam, Keduanya Terciduk Makan Bersama
Baca juga: Foto Messi di Akun Manchester United Bikin Gempar, Fans Singgung Nama Ronaldo di Tim Sheikh Jassim
Keluarnya dari PSG, Neymar membuat pengakuan bahwa ia dan Messi bak hidup di ‘neraka’.
Atas pengakuan tersebut, Neymar nampaknya kini mendapat kecaman dari legenda Timnas Prancis, Frank Leboeuf.
Mantan bek Timnas Prancis ini memprotes pernyataan yang dibuat oleh pemain berusia 31 tahun itu.
"Selalu sulit bermain untuk Paris Saint-Germain, terutama ketika Anda bersama beberapa pemain yang terkadang ada di sini, terkadang tidak, dan setelah mereka mengeluh tentang fakta bahwa mereka berada di neraka," ujar Leboeuf.
Terlebih Leboeuf menyebutkan Neymar orang yang menyedihkan.
Baginya, Neymar adalah pemain yang tidak tahu diri setelah keluar dari Paris Saint-Germain.
"Jadi menyedihkan bahwa setelah Anda pergi dan setelah uang yang Anda dapatkan dan segalanya serta kehidupan yang Anda miliki, Anda meludahi klub yang telah memberikan segalanya,” pungkasnya.
Neymar tidak sendirian dalam melontarkan kritik terhadap PSG.
Lionel Messi juga telah menyerang sang raksasa Ligue 1, PSG.
Seperti diketahui, Lionel Messi bergabung dengan PSG pada 2021, sekaligus bereuni dengan Neymar yang pernah menjadi rekan setimnya di Barcelona.
Bersama Kylian Mbappe, Neymar dan Lionel Messi pun diharapkan bisa memberikan berbagai gelar untuk PSG.
PSG masih menjadi raksasa di Liga Perancis, tetapi mereka tak bersinar di Eropa meski punya Mbappe, Neymar, dan Messi atau yang dijuluki trio MNM.
Les Parisiens, julukan PSG, terhenti pada babak 16 besar Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.
Baca juga: Kepercayaan Diri Haaland Kalahkan Messi di Perebutan Ballon dOR 2023, Eks Pemain Chelsea Mengancam
Supporter PSG juga kerap mengkritik para pemain, tak terkecuali Neymar dan Messi, atas kegagalan tersebut.
Setelah dua musim di PSG, Messi akhirnya tak memperpanjang kontrak dan berlabuh ke tim Major League Soccer (MLS) Inter Miami.
Sementara itu, Neymar menyusul hijrah ke Arab Saudi dan bergabung dengan Al Hilal. (*)
* Neymar Setuju Pendapat Ronaldo di Al Nassr
intang Timnas Brasil, Neymar terbaru ini membandingkan laga Ligue 1 atau Liga Prancis dengan Liga Pro Saudi.
Terlebih setalah bergabung dengan klub Liga Pro Saudi, Neymar Jr tampak jumawa dengan menyatakan bahwa dirinya akan bersinar di Al Hilal.
Diketahui, Neymar memang mengaku tidak nyaman saat bersama PSG (Paris Saint-Germain).
Saking merasa tak nyaman, striker Al Hilal, Neymar dan rekannya, Lionel Messi merasa seperti di Neraka ketika bersama PSG.
Tak berselang lama di PSG, terlebih dahulu Lionel Messi berpindah ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan tim milik David Beckham, Inter Miami.
Menyusul sang rekan, Neymar kemudian keluar dari PSG dan memilih bergabung dengan klub Liga Pro Saudi, Al Hilal.
Setelah bergabung dengan Al Hilal, nampaknya Neymar akan merasa nyaman bersama klub Liga Pro Saudi.
Terbukti dengan perbandingan ini, Neymar mengakui bahwa Liga Pro Saudi lebih berkualitas dibandingkan Ligue 1, laga yang kini dijalankan Les Parisiens.
Baru-baru ini, Neymar mengikuti langkah Cristiano Ronaldo di Al Nassr yang menyatakan Liga Arab Saudi lebih baik dibandingkan beberapa liga di Eropa.
Neymar tentu sudah tidak asing dengan Liga Prancis karena pernah memperkuat PSG selama enam musim.
"Liga Arab Saudi lebih besar dan mereka mempunyai pemain-pemain hebat sekarang," ucap Neymar seperti dikutip BolaSport.com dari ESPN.
"Jelas, Liga Arab Saudi lebih bagus dari Liga Prancis," tuturnya menambahkan.
Dengan guyonan, Neymar awalnya menanggap laga Ligue 1 dan Liga Pro Saudi tak jauh berbeda.
"Saya jamin sepak bolanya sama. Bola itu bundar dan ada banyak gol,” kata Neymar sembari tertawa.
Tampak serius, Neymar lalu membandingkan Ligue 1 dan Liga Pro Saudi.
Kini berada di klub Al Hilal, tentunya Neymar mengaku Liga Pro Saudi jauh lebih berkualitas, bahkan dari segi pemainnya.
“Dan dengan semua nama yang telah didatangkan Saudi, lihatlah, Saudi mungkin lebih baik dari Ligue 1,” ungkapnya.
Sang pemain lalu memastikan bahwa keinginannya untuk bersinar dengan memenangkan lebih banyak gelar masih ada ketika bersama Al Hilal.
"Tidak ada yang berubah banyak. Saya ingin memenangkan gelar sebanyak mungkin bersama Al Hilal,” ucapnya.
Meski tak mudah, bagi Neymar itu akan menjadi tantangan yang menarik untuk dilewatinya.
“Itu tidak akan mudah, tetapi pasti akan sangat menarik," tambah Neymar.
(Tribunkalteng.com/Nor Aina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Striker-Al-Hilal-Neymar-saat-membela-Timnas-Brazil.jpg)