Universitas Terbuka Palangkaraya

493 Wisudawan Universitas Terbuka Palangkaraya Siap Berkontribusi Membangun Kalteng

Sebanyak 493 wisudawan Universitas Terbuka Palangkaraya siap berkontribusi membangun Provinsi Kalimantan Tengah.

|
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Foto bersama usai kegiatan Wisuda Universitas Terbuka Palangkaraya di Swiss-Bell Hotel, Minggu (27/5/2023). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Sebanyak 493 wisudawan Universitas Terbuka Palangkaraya (UT Palangkaraya) siap berkontribusi aktif membangun provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Minggu (28/5/2023), UT Palangkaraya menggelar acara wisuda di Ballroom Swiss-Belhotel Internasional, Palangkaraya.

Mewakili Rektor, Direktur Sekolah Pascasarjana UT Palangkaraya Dr Paken Pandiangan, SSi, MSi dan Direktur  Hariyadi, SP, MP  memimpin kegiatan tersebut.

Informasi dari panitia, sesuai Surat Keterangan (SK) Yudisium, sebanyak 493 mahasiswa mengikuti wisuda.

Namun karena ada berbagai kendala, yang mengikuti sebanyak 302 orang.

Wisuda selanjutnya diadakan pada akhir 2023 setelah keluar SK Yudisium terbaru.

Meski telah mewisuda, Direktur UT Palangkaraya Hariyadi mengatakan pihaknya tetap memantau para alumninya. 

“Kita akan mendata wisudawan melalui pressure study untuk menjaring, untuk mengetahui bekerja di mana dan apa saja,” katanya. 

Bagi wisudawan yang belum bekerja juga didata sudah atau belum terserap di dunia kerja. 

“Selain itu, untuk menambah data terkait Indeks Pembangunan Manusia di Kalteng, secara berkelanjutan akan dilaporkan pada pemerinth provinsi,” ujarnya.

Sehingga, dengan itu, akan terdata kontribusi yang diberikan alumni UT Palangkaraya terhadap pembangunan di Kalteng.

Seorang Mahasiswi Universitas Terbuka Palangkaraya saat mengikuti prosesi wisuda di Swiss-Bell Hotel, Minggu (27/5/2023). Tribunkalteng.com/pangkan B
Seorang Mahasiswi Universitas Terbuka Palangkaraya saat mengikuti prosesi wisuda di Swiss-Bell Hotel, Minggu (27/5/2023). (Tribunkalteng.com/Pangkan B) 

“Saya berharap para wisudawan akan menjadi garda terdepan, terutama dalam sosialisasi pada keluarga, lingkungan, dan seluruh warga di Indonesia,” harap Dr Paken Pandiangan usai prosesi wisuda.

Ia mengatakan, 3 tahun lalu saat pandemi Covid-19, seluruh sendi kehidupan tertutup aksesnya, sehingga tidak bisa melakukan perkuliahan tatap muka.

“Namun, melalui teknologi digital, UT Palangkaraya tetap dapat memberi akses digital secara maksimal saat pandemi Covid-19. Perkuliahan secara daring pun diadakan,” ujarnya.

Universitas Terbuka berdiri pada 1984 dan telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved