Blokade Jalan dan Bakar Ban di Mapurujaya Mimika, Dengar Kabar Ada Warga Tewas Dianiaya
Aksi blokade dan membakar ban dilakukan oleh sekelompok warga di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, dengar ada warga tewas dianiaya
TRIBUNKALTENG.COM, TIMIKA – Aksi blokade dan membakar ban dilakukan oleh sekelompok warga di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (25/2/2023) dinihari.
Hal tersebut dilakukan warga menyusul adanya kabar, salah satu warga setempat tewas setelah dianiaya.
Mendengar kabar tersebut, secara spontan warga melakukan aksi blokade jalan hingga bakar ban sehingga membuat akses jalan sempat terhenti.
Selain itu, juga beredar informasi bahwa, sekelompok warga dari Kampung Kaugapu juga mendatangi Kantor Polsek Mimika Timika (Miktim), dan melakukan penyerangan menggunakan batu.
Informasi diperoleh penyerangan itu mengakibatkan seorang personel polsek mengalami luka.
Baca juga: Diduga Ada Pelanggaran HAM Kerusuhan Wamena, Korban Tewas Jadi 10 Orang dan 17 Lainnya Luka-luka
Baca juga: Update Kerusuhan Wamena Papua, Fakta-fakta 9 Orang Tewas Karena Isu Penculikan Anak
Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra dikonfirmasi Tribun-Papua.com, belum menjelaskan secara detail peristiwa tersebut.
"Sabar dulu ya, nanti saya sampaikan. Untuk situasi sudah bisa dikendalikan," singkatnya.
Selang beberapa lama dari insiden tersebut, Kapolres Mimika melalui Kapolsek Mimika memberikan keterangan terkait peristiwa itu.
Kasus blokade jalan oleh warga Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika pada Jumat (24/2/2023) malam kini telah ditangani Polsek Mimika Timur.
Diketahui, awalnya istri dari almahrum Abdul Rahman Tuturop (korban meninggal dunia) yang ditemukan meninggal dunia di got Kampung Kaugapu tersebut melapor ke Polsek.
Laporan istri korban tersebut mencurigai saudara Yahya telah mengambil upah kerja anak-anaknya digunakan untuk konsumsi minuman keras.
"Laporan istri korban itu kami langsung respon dan menemukan Yahya dengan korban sedang berboncengan dan dihentikan oleh polisi di SP 4 Timika," ungkap Kapolsek Mimika Timur (Miktim), AKP Matheus T Ate kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (25/2/2023) di Timika.
Selanjutnya, polisi mengamankan Yayha ke dalam mobil patroli dan dibawa menuju Polsek Mimika Timur guna dimintai keterangan.
"Jadi Yahya ini dalam kondisi mabuk dan susah diatur sehingga membuat polisi harus mengambil tindakan," katanya.
Lanjut Kapolsek saat menuju ke Mapuraya korban ini tidak kelihatan lagi dan ternyata sudah tergeletak didalam got.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Rusuh-di-Mimikan.jpg)