Kota Cantik

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin Ajak Masyarakat Hapus Stigma Negatif dan Diskriminasi ODHA

Orang nomor satu di Kota Cantik Palangkaraya Fairid Naparin mengajak dan mengimbau kepada masyarakat untuk memiliki keprihatinan terhadap ODHA

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/SRI MARIATI
Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Orang nomor satu di Kota Cantik Palangkaraya Fairid Naparin mengajak dan mengimbau kepada masyarakat untuk memiliki keprihatinan kepada penyintas atau orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Dirinya menilai, saat ini dengan kondisi global, namun kalau berhubungan dengan ODHA selalu dinilai aib, ataupun menimbulkan stigma negatif hingga diskriminasi.

Hal tersebut disampaikan Fairid Naparin saat menjawab makna peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS), yang diperingati setiap tanggal 1 Desember hari ini.

Menurut Fairid Naparin, perlakuan stigma tersebut terjadi akibat perolehan virus itu sendiri, dimana virus HIV umumnya disebabkan oleh perilaku seks yang tidak aman.

Penggunaan jarum suntik bersama, transfusi darah atau bentuk kontak lainnya yang melibatkan cairan tubuh.

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin saat menuinjau kawasan Mendawai yang terdampak banjir, beberapa hari lalu.
Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin saat menuinjau kawasan Mendawai yang terdampak banjir, beberapa hari lalu. (Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto)

Selain itu masih banyak mitos keliru seputar penularan HIV yang beredar di masyarakat.

“Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk bersama berkolaborasi memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS, agar masyarakat benar-benar memahami dan tak lagi mempercayai mitos keliru itu,” bebernya.

Dirinyapun mengajak warganya terutama seluruh anggota keluarga dan lingkungan, agar menjauhi kegiatan yang dapat menyebabkan menyebarnya virus mematikan HIV/AIDS ini.

“Pemerintah Kota Palangkaraya sendiri akan berupaya meningkatkan fasilitas kesehatan agar ODHA tidak bertambah di Palangkaraya,” kata Fairid, Rabu (30/11/2022).

Kembali terkait tujuan peringatan Hari AIDS Sedunia, ungkap wali kota muda tersebut, tidak lain untuk menumbuhkan kesadaran yang lebih besar tentang dampak AIDS terhadap masyarakat, terutama keluarga.

Selain itu menghilangkan stigma negatif yang masih melekat terhadap kelompok-kelompok yang selama ini menjadi penderita HIV/AIDS di masyarakat

“Tetap berikan dukungan bagi mereka yang terinfeksi dan layanan penyelamatan jiwa bagi ODHA, supaya mereka bisa kembali berdaya di masyarakat,” pungkas Fairid Naparin. (MC Isen Mulang)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved