Berita Kaltim

Dua Rumah Warga di Kecamatan Samarinda Ilir Rusak Akibat Pohon Tumbang

Pohon tumbang yang terjadi di Kecamatan Samarinda Ilir, Kaltim mengakibatkan dua rumah warga sekitar rusak, karena cuaca ekstrem dan hujan deras

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTIM.CO
Ilustrasi, pohon tumbang di kawasan Kecamatan Smaarinda Ilir, Kaltim merusak 2 rumah warga sekitar, Rabu (16/11/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA – Akibat cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi mengguyur di Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) menyebabkan sejumlah kawasan banjir.

Bahkan membuat sejumlah pohon tumbang dan menghancurkan rumah warga dan menutup jalan, Rabu (16/11/2022).

Salah satunya pohon tumbang yang mengenai rumah warga di Jalan Sultan Alimudin, Gang Bambu Indah RT 18, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir pagi tadi.

Pemilik rumah Rina menjelaskan, kejadian terjadi pada pukul 07.00 WITA saat dirinya tengah beristirahat di ruang depan rumahnya.

Tiba-tiba saja telinganya menangkap suara patahan secara berkala dari arah belakang rumah.

"Saya tidak curiga apa-apa. Tahu-tahu brakk, suara nyaring dari atas. Kayu plafon saya sampai patah," jelasnya.

Dia segera mendatangi sumber suara dan melihat sebatang pohon besar sudah menimpa atap bagian ruang tamu mereka.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang, Pekerja Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang saat Istirahat Bekerja

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam Sungai Jangkung Berlanjut, Arus Deras dan Pohon Tumbang Jadi Kendala

"Jadi langsung lari keluar karena takutnya makin roboh," jelas ibu dua anak tersebut.

Kemudian, sekitar pukul 11.00 WITA personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Samarinda akhirnya tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Kepala BPBD Samarinda Suwarso melalui Koordinator Tim Reaksi Cepat Nanang menjelaskan, yang tumbang merupakan Pohon Sungkai dengan tinggi kurang lebih 30 meter.

Dia mengatakan, pohon tersebut seharusnya masih kokoh berdiri. Hanya saja dipengaruhi tanah yang terus tergerus ditambah adanya beban tumbuhan benalu, akhirnya batang pohon tidak kuat lagi menahan dan roboh.

"Karena tidak ada angin kencang. Tahu-tahu roboh. Jadi keberatan beban dari benalunya," jelasnya.

Dalam penanganan tersebut, BPBD menurunkan 2 alat senso atau pemotong kayu dibantu perkakas milik relawan dan warga setempat.

"Tidak ada kendala dalam penanganan. Hanya saja medannya cukupnya licin jadi harus ekstra berhati-hati," tuturnya.

Dengan peristiwa ini, Sri Rahayu selaku ketua RT 18 menjelaskan, ada dua rumah dengan 2 Kepala Keluarga dan 8 jiwa yang terdampak.

Baca juga: Pengendara Sepeda Motor di Samarinda Seberang Meninggal Dunia Tertimpa Pohon Tumbang

Baca juga: Pohon Tumbang Tutup Akses ke Kelurahan Sekumpul Martapura, Warga Terpaksa Cari Jalan Alternatif

Saat ini pihaknya sudah menginformasikan hal tersebut kepada pihak kelurahan untuk langkah selanjutnya.

Ia mengatakan, akan segera bersurat kepada pihak kelurahan agar bisa dilakukan penebangan beberapa pohon yang posisinya cukup riskan roboh dan mengenai rumah warga lainnya.

"Ada dua pohon yang kami minta supaya ditebang karena berbahaya. Kami bersurat agar saat pemotongan, warga yang memiliki kebun itu tidak keberatan," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Pohon Sungkai Setinggi 30 M Tumbang, Timpa 2 Rumah Warga di Jalan Sultan Alimudin Samarinda.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved