Berita Palangkaraya

Pemerintah Kota Gelontorkan 4 Miliar, Operasi Pasar Murah Jitu Tekan Inflasi di Palangkaraya

Pemerintah Kota Palangkaraya berhasil menekan laju inflasi, melalui upaya jitunya dengan operasi pasar murah, dengan menggelontorkan anggaran Rp 4 M

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Operasi pasar murah di Kelurahan Pahandut distribusikan 2 ribu paket bahan pokok guna tekan laju inflasi dan membantu masyarakat, Selasa (3/10/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya berhasil menekan laju inflasi, melalui upaya jitunya dengan operasi pasar murah yang getol digelar di setiap kelurahan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin saat memantau langsung operasi pasar murah di Kelurahan Pahandut, Selasa (3/10/2022).

Dalam kegiatan itu, pihaknya menggelontorkan 2 ribu paket bahan pokok terdiri dari 5 kg beras, 2 liter minyak, 2 kg gula yang disubsidi sebesar Rp 42 ribu.

Sehingga warga hanya membeli dengan harga Rp 100 ribu per paketnya, tak membutuhkan waktu lama ribuan paket tersebut ludes diserbu masyarakat.

Menurut orang nomor satu Kota Cantik itu, operasi pasar murah salah satu upaya menekan laju inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak beberapa waktu lalu.

"Banyak bentuk-bentuk intervensi kita untuk menekan inflasi ini. Harapannya ini bisa menekan tingginya harga-harga yang terjadi imbas kenaikan BBM," kata Fairid Naparin.

Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Transfer Umum (DTU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dialokasikan untuk upaya tersebut, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 134/Pmk.07/2022.

"Alokasinya 2 persen sekitar Rp4 miliar dan direalisasikan dalam program yang terdiri atas program bantuan sosial dan jaminan sosial terpadu berbasis rumah tangga, keluarga atau individu," jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Palangkaraya telah menjalin kerjasama dengan penghasil bahan pokok beras, guna mengantisipasi lonjakan harga yang tak wajar mengakibatkan inflasi.

"Operasi pasar murah ini dinilai berhasil menekan laju inflasi. Tentunya dilakukan berkala. Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan penghasil beras," tegasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved