Berita Kotim

Harga Sembako di Kota Sampit Masih Stabil, Belum Terdampak Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM yang ditetapkan pemerintah masih belum berdampak terutama untuk harga sembako di Pasar Tradisional Kota Sampit, Kotim

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Devita Maulina
Suasana toko sembako di PPM Sampit. Seorang pedagang sembako, Nana, menyebutkan kenaikan harga BBM belum berdampak terhadap harga kebutuhan bahan pangan. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Kenaikan harga BBM dikhawatirkan akan berdampak, pada kenaikan harga sembako di pasaran seiring dengan bertambahnya biaya pengiriman barang.

Namun, kondisi tersebut rupanya belum terjadi di Pasar Tradisional Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Menurut pedagang setempat, kenaikan harga BBM belum berdampak pada berbagai kebutuhan pangan di pasaran yang hingga kini masih stabil, Senin (5/9/2022).

“Belum ada perubahan yang signifikan, masih sama saja dengan harga sebelum kenaikan BBM,” kata Nana, seorang pedagang sembako di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.

Ia menjelaskan, kondisi ini terjadi karena sebagian besar stok dagangan yang dijual masih merupakan stok lama. Belum ada pasokan baru.

Sehingga, dampak dari kenaikan harga BBM terhadap biaya pengiriman barang belum terasa.

Kendati demikian, ia mengaku telah mendapat kabar akan adanya kenaikan sejumlah harga sembako yang didatangkan dari luar daerah, contohnya bawang merah.

Baca juga: Harga Sembako di Palangkaraya Tetap Stabil, Belum Terpengaruh Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak

Namun, ia belum bisa memastikan berapa selisih kenaikan harga tersebut, karena harus menyesuaikan dengan barang yang diterima dari pemasok nantinya.

“Sudah dapat kabar akan ada kenaikan harga, pertama bawang merah dulu. Baru nanti menyusul kebutuhan lainnya, seperti sabun, the, kopi, dan lain-lain. Kita tunggu saja paling tidak 1 bulan lagi pasti ada kenaikan,” bebernya.

Sementara itu, ia mengaku ada beberapa jenis sayuran yang mengalami kenaikan harga. Seperti cabai rawit, wortel, dan kentang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved