Kecelakaan Maut di Pulangpisau
Korban Kecelakaan Maut di Pulangpisau Akan Dimakamkan Terpisah di 2 Daerah, Balita Ikut Meninggal
Enam korban kecelakaan maut di Pulangpisau rencananya dimakamkan di dua daerah terpisah, Senin besok
Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Dwi Sudarlan
TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Enam korban kecelakaan maut di Pulangpisau, Kalteng tepatnya di Desa Sakakajang, Kecamatan Jabiren Raya, rencananya dimakamkan di dua daerah terpisah.
Empat korban termasuk mantan Kepala Kanwil Kemenag Kalteng H Masrawan akan dimakamkan di Kabupaten Pulangpisau sementara dua korban lain dimakamkan di Kabupatan Kapuas.
H Masrawan bersama istri, anak, menantu, cucu dan ibu mertua meninggal dalam kecelakaan maut setelah mobil yang mereka tumpangi masuk ke parit di Jalan Trans Kalimantan Pulangpisau dari arah Palangkaraya menuju Kapuas, Minggu (17/7/2022).
Berdasar pantauan Tribunkalteng.com, ratusan pelayat menyambut kedatangan keenam jenazah di rumah seorang kerabat H Masrawan di kawasan Gang Masjid Nurul Iman, Jalan Tingang Menteng, Pulangpisau.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Pulangpisau, Ditlantas Polda Kalteng Gunakan Peralatan Khusus Olah TKP
Baca juga: Kanwil Kemenag Kaltim Serukan Sholat Gaib untuk Mantan Kepala Kanwil Kemenag Kalteng H Masrawan
Baca juga: Jenazah H Masrawan, Istri, Anak, Menantu, Cucu dan Mertua Disemayamkan di Pulangpisau
Terlihat di antara para pelayat adalah Wakil Bupati Kapuas H Nafiah Ibnor dan Wakapolres Pulangpisau, Kompol Nandi Indra Nugraha.
Iring-iringan ambulans yang membawa keenam jenazah tiba sekira pukul 13.30 WIB.
Informasi dari keluarga menyebutkan, pemakaman akan dilakukan di daerah terpisah yakni Pulangpisau dan Kapuas, Senin (18/7/2022) besok.
Untuk di TPU Pasar Kamis Pulangpisau, akan dimakamkan jenazah H Masrawan, Hj Halaliyah (istri), Mahfuzhiansyah (anak) dan Hj Hamsah (ibu mertua).
Sementara jenazah yang akan dmakamkan di Kecamatan Mentangai, Kapuas adalah Siti Hasanah (menantu) dan Muhammad Ibnu Attha`ilah Al Mahfuzni (cucu) yang masih berusia 1,5 tahun.

Informasi lain menyebutkan kecelakaan itu terjadi saat dalam perjalanan dari Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) menuju Kapuas.
Sebelumnya, rombongan H Masrawan sempat singgah di Palangkaraya.
Nahas, saat melaju di Jalan Trans Kalimantan kawasan Desa Sakakajang, Jabiren Raya, Pulangpisau, mobil mendadak oleng ke ke kiri jalan.
Mahfuzhiansyah selaku pengemudi pun membanting stir ke kanan, namun nahas mobil justru menyeberang jalan dan masuk ke parit yang saat dalam kondisi air pasang.
Posisi mobil menghunjan, bagian belakang mobil Toyota Innova KH 1326 BE berada di atas.
Keenam korban meninggal di lokasi kejadian. (*)