Berita Kaltara

ABG 18 Tahun Asal Tawau Malaysia Diamankan Imigrasi Nunukan, Tak Kantongi Paspor Masuk Indonesia

Seorang remaja ABG yang berusia 18 tahun berinisial MHR asal Tawau Malaysia, diamankan Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, tak kantongi parpor ke Indonesia

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis
Kepala Imigrasi Klas II TPI Nunukan, Washington Saut Dompak. 

TRIBUNKALTENG.COM, NUNUKAN – Seorang remaja ABG yang berusia 18 tahun berinisial MHR asal Tawau Malaysia, diamankan Imigrasi Kelas II TPI Nunukan.

Lantaran masuk Indonesia tidak mengantongi paspor, Rabu (06/07/2022), pukul 12.00 WITA.

Dirinya diamankan di Pelabuhan Tunon Taka oleh petugas Imigrasi Nunukan, saat akan menumpangi KM Thalia menuju Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu dikatakan Kepala Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Washington Saut Dompak.

Dirinya mengatakan dari tangan AGB tersebut hanya mengantongi IC Malaysia.

"Remaja itu masuk ke Indonesia 5 Juli 2022 lalu sekira pukul 14.00 Wita melalui jalur ilegal Aji Kuning, Sebatik. Ia dijemput sopir yang sudah menunggu di Aji Kuning," kata Washington Saut Dompak, Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Ratusan TKA China Dapat Izin Masuk Indonesia, Wali Kota Kendari Tegas akan Tutup Wilayahnya

Baca juga: Petugas Imigrasi Nunukan Diamankan Pria Asal Malaysia Masuk Indonesia Tanpa Paspor Lewat Aji Kuning

Washington menjelaskan, dari Aji Kuning MHR menuju pelabuhan tradisional Bambangan, Kecamatan Sebatik lalu kemudian menuju Nunukan.

"Begitu tiba di Nunukan remaja itu menginap di sebuah hotel dekat Pelabuhan Tunon Taka. Hotel itu sudah diboking oleh sopir tadi," ucapnya

Kemudian pada Rabu (6/7/2022) sekira pukul 11.00 WITA, MHR menuju Pelabuhan Tunon Taka untuk berangkat ke Bone, Sulsel dengan menumpangi Kapal KM Thalia.

"Dia mengaku mau ke Bone untuk mengunjungi neneknya yang sedang sakit jantung," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan MHR dikenakan Pasal 75 ayat (1) UU nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Baca juga: Petugas Imigrasi Nunukan Amankan WNA Wanita Asal Malaysia, Tiba Gunakan KM Thalia dari Parepare

'Bahwa pejabat Imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia, yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.'

"Saat ini kami melakukan pendetensian terhadap MHR di ruang detensi Imigrasi Kelas II TPI Nunukan," tutur Washington. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Niat Jenguk Nenek di Bone Sulsel, Remaja 18 Tahun Asal Tawau Malaysia Diamankan Imigrasi Nunukan.

 

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved