Berita Kalbar

Gempa Bumi Magnitudo 5.0 Terjadi di Ketapang Kalbar, 25 Km Dari Pantai Kedalaman 10 Km Dasar Laut

Gempa terjadi sekitar 5 menit di Ketapang Kalbar,getarannya bisa dirasakan oleh warga setempat tetapi tidak membuat kerusakan bangunan.

Editor: Fathurahman
tribunnews.com
Ilustrasi Gempa. Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalbar membenarkan terjadi Gempa sekitar 5 menit, namun getarannya bisa dirasakan oleh warga setempat tetapi tidak membuat kerusakan bangunan. 

TRIBUNKALTENG.COM, KETAPANG - Gempa Bumi terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat 1 Juli 2022 sekitar pukul 05.13 Wib.

Gempa dikabarkan terjadi sekitar 5 menit saja namun getarannya bisa dirasakan oleh warga setempat tetapi tidak membuat kerusakan bangunan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Rahadi Oesman Ketapang, membenarkan adanya gempa tersebut, namun tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya tsunami.

Gempa bumi tektonik magnitudo 5.0 terjadi di wilayah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat 1 Juli 2022 pagi.

Baca juga: Seribu Lebih Tenaga Kontrak Kotim Tidak Lulus Tes, Bupati H Halikinnor Minta Tekon Berwirausaha

Baca juga: Info Lengkap, Prakiraan Cuaca Hari ini: Palangkaraya, Sampit, Pangkalanbun dan Kota Lain di Kalteng

Baca juga: 220 Atlet Catur Kalteng Ikuti Kejurprov di Sampit, Bupati Kotim H Halikinnor Sebut Ekonomi Bergairah

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Rahadi Oesman Ketapang, Heru Sukoco memastikan gempa yang terjadi selama 5 detik itu tidak berpotensi tsunami.

Heru menambahkan, gempa ini terjadi disekitar 25 km dari pantai Kecamatan Kendawangan dengan kedalaman gempa adalah 10 km berada di dasar laut.

"Waktu terjadinya gempa adalah pukul 05:09;42 WIB dan informasi dimutakhirkan pada pukul 05:13;30 WIB. Untuk lokasi menurut data masuk ke Desa Keramat Jaya atau 25 km dari Pantai," kata Heru saat dihubungi Tribun, Jumat 1 Juli 2022.

Meskipun kurang dari 5 detik, kata Heru, namun gempa tersebut cukup terasa hingga wilayah padat penduduk di Kecamatan Delta Pawan yang berjarak kurang lebih 85 km dari pusat gempa.

"Gempa ini skala Modified Mercalli Intensity atau MMI masuk ke dalam kategori III – IV yang berarti getaran dapat dirasakan langsung oleh masyarakat tetapi tidak mengakibatkan kerusakan yang signifikan," jelasnya.

Heru menambahkan, tak lama dari gempa pertama, sempat terjadi gempa susulan. Namun dengan skala yang lebih kecil.

"Tidak berpotensi tsunami karena daya dorongnya tidak begitu kuat," ujarnya.

Untuk itu, Heru mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk dapat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tandasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Gempa Tektonik Mag 5.0 Guncang Kendawangan Kalimantan Barat, Tak Berpotensi Tsunami

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved