Idul Adha 2022

Live Streaming Sidang Isbat Awal Dzulhijjah Hari Ini, Idul Adha 2022 Ada Potensi Berbeda Tanggal

Untuk mengikuti Live Streaming Sidang Isbat awal Dzulhijjah 1443 malam ini, bisa klik tautan yang ada di artikel ini

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Jogja
Untuk menetapkan Idul Adha 2022, Rabu (29/6/2022) ini Kemenag menggelar Sidang Isbat awal Dzulhijjah 1443 H, bisa diikuti lewat Live Streaming Sidang Isbat. 

TRIBUNKALTENG.COM - Kapan Idul Adha 2022 atau 10 Dzulhijjah 1443 H? Untuk mengetahuinya, tunggu hasil Sidang Isbat pada Rabu (29/6/2022) malam ini, via Live Streaming Sidang Isbat.

Untuk mengikuti Live Streaming Sidang Isbat awal Dzulhijjah 1443 malam ini, bisa klik tautan yang ada di artikel ini.

Nanti, Sidang Isbat yang diadakan Kementerian Agama (Kemenag) dan ormas-ormas Islam ini guna menentukan 1 Dzulhijjah 1443 H sehingga bisa pula diketahui kapan Idul Adha 2022 atau 10 Dzulhijjah 1443 H?

Sidang Isbat akan digelar di di auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag.

Baca juga: Jadwal Sidang Isbat Awal Dzulhijjah, Kapan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2022?

Baca juga: Contoh Naskah Khutbah Idul Adha 2022, Makna Hari Raya Kurban dan Sunnah Idul Adha 1443 H

Baca juga: Idul Adha 2022: Makna Ibadah Kurban dan Kisah Nabi Ibrahim, ini Kata Buya Arrazy Hasyim

Acara ini akan dihadiri Menteri Agama, Duta Besar Negara Sahabat, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komisi VIII DPR RI, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sidang Isbat akan dilakukan secara tertutup namun hasilnya bisa diketahui secara langsung via Live Streaming Sidang Isbat.

Sementara itu untuk pemantauan hilal awal Dzulhijjah 1443 H dilakukan di 86 lokasi di seluruh wilayah Indonesia.

Idul Adha 2022 Potensi Berbeda

Meskipun tidak diharapkan terjadi, ada potensi perbedaan dalam merayakan Idul Adha 2022 atau Idul Adha 1443 H.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 H atau Idul Adha 2022 jatuh pada 9 Juli 2022.

Sementara Nadlatul Ulama dan pemerintah masih akan melaksanakan prosesi rukyatul hilal dan Sidang Isbat guna menentukan Idul Adha 1443 H.

Di sisi lain, peneliti menyatakan ada potensi sobat muslim merayakan Idul Adha 2022 secara tidak berbarengan atau berbeda hari.

Adanya potensi tersebut diungkapkan peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Badan Riset dan Inovasi Nasional (LAPAN BRIN) Andi Pangerang.

Andi Pangerang menyebut potensi perbedaan tanggal dapat dijelaskan melalui analisis garis tanggal hijriah maupun posisi bulan saat matahari terbenam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved