Soal Kawasan Religi Sekumpul Komisi V DPR RI Ingatkan Kementerian PUPR, ini Kata Syaifullah Tamliha

Komisi V DPR RI awasi Proyek Revitalisasi Kawasan Religi Sekumpul Martapura, ini kata Syaifullah Tamliha, Kementerian PUPR diingatkan.

Editor: Nia Kurniawan
Istimewa Syaifullah Tamliha
Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha. Komisi V DPR RI awasi Proyek Revitalisasi Kawasan Religi Sekumpul Martapura, ini kata Syaifullah Tamliha, Kementerian PUPR diingatkan. 

TRIBUNKALTENG.COM - Hasil Komisi V DPR RI awasi Proyek Revitalisasi Kawasan Religi Sekumpul Martapura yang telah dilakukan oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, dengan nilai Rp32,120 miliar.

Ya, proyek yang menggunakan APBN TA 2021 ini jadi sorotan karena dinilai kualitas pekerjaan yang kurang baik, Komisi V DPR RI pun menaruh perhatian pada situasi ini.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaifullah Tamliha meminta agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( Kementerian PUPR ) benar-benar mengawasi ketat proyek revitalisasi kawasan religi Sekumpul Martapura di Kalimantan Selatan.

 “Makanya, segera diperbaiki fasilitas yang menjadi hak publik. Jangan lagi menyalahkan warga Martapura dengan kualitas pekerjaan semacam itu,” tegas Syaifullah Tamliha melalui rilis yang dikutip Tribunkalteng.com melalui www.dpr.go.id , Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Pembangunan Akses Bandara Syamsudin Noor & Kawasan Sekumpul Martapura Diawasi DPR RI Komisi V

Dia meminta Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya membawahi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan, benar-benar optimal mengawasi pembangunan proyek kawasan Religi Sekumpu Martapura.

Setelah meninjau dengan seksama, Syaifullah beranggapan kualitas pedestrian atau trotoar bagi pejalan kaki, khususnya difabel tidak sesuai spesifikasi.

"Mana ada warga Martapura yang melindas trotoar atau pedestrian dengan sepeda motor, apalagi mobil. Memang, kualitas pedestrian yang dibangun jelek,” katanya.

“Pihak kontraktor juga jangan menyalahkan warga Martapura, dengan pekerjaan yang memang buruk. Apalagi masalah ini jadi berita nasional dengan mengatakan warga Martapura suka naik motor atau mobil di atas trotoar. Hati-hati berbicara, ini jelas memalukan warga Martapura, padahal itu tidak dilakukan masyarakat,” tegas Syaifullah dengan nada tinggi.

Sebelumnya dia memimpin Kunjungan Kerja Spesifik ini Syaifullah bersama Anggota Tim Komisi V, mengecek langsung kondisi pembangunan pedestrian dan fasilitas lainnya.

Saat berada di lokasi, Syaifullah dan rombongan langsung mengecek kondisi paving block berbahan rubber yang banyak terkelupas.

Anggota Komisi V DPR RI Sudewo menegaskan agar Kementerian PUPR khususnya Direktorat Jenderal Cipta Karya bertindak tegas kepada PT Cahaya Sriwijaya Abadi.

Dia menilai perusahaan kontraktor tersebut telah mengerjakan penataan kawasan Sekumpul secara tidak profesional. Bahkan ia menyarankan agar pekerjaan tersebut jangan diterima sebelum semua pekerjaan atau semua bagian yang direncanakan dipastikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi.

”Setelah dicek kualitasnya sangat memprihatinkan, maka saya minta Kementerian PUPR bertindak tegas terhadap kontraktornya, agar dilakukan suatu perbaikan. Kami melihat fakta masih jauh dari pada baik, maka harus diperbaiki,” tegas Sudewo.

Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini berpesan jangan sampai proyek ini dieksploitasi ini untuk kepentingan pribadi. Penataan kawasan Sekumpul harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, Sekumpul bisa didorong untuk menjadi wisata religi bertaraf Internasional. 

Berdasarkan keterangan dari laman LPSE Kementerian PUPR diketahui telah digelontorkan dana sebesar Rp30,5 miliar lebih bersumber dari APBN 2021 untuk pembangunan infrastruktur pemukiman Sekumpul Martapura, yang digarap PT Cahaya Sriwijaya Abadi asal Palembang. Proyek itu berpagu anggaran Rp38,2 miliar lebih.

Proyek milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr), juga dibarengi dengan proyek konsultan pengawas senilai Rp1,19 miliar lebih yang dimenangkan PT Tema Karya Mandiri asal Palangka Raya. Data ini terekam dalam LPSE Kementerian PUPR.

( Tribunkalteng.com )

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved