Berita Kaltara

Anggota Polairud Polres Nunukan Aman 12 Asal NTT Masuk Malaysia, Seorang Pria Diduga Calo PMI Ilegal

Petugas Polairud Polres Nunukan mencegat 12 warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mengamankan seorang pria diduga calo pekerja migran (PMI) ilegal

Editor: Sri Mariati
HO/Arbain BP2MI Nunukan
12 warga NTT diamankan Satpolairud Polres Nunukan saat ketahuan ingin berangkat ke Tawau, Malaysia secara ilegal, Jumat (3/6/2022), sekira pukul 13.20 WITA. 

TRIBUNKALTENG.COM, NUNUKAN – Petugas Polairud Polres Nunukan mencegat 12 warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mengamankan seorang pria diduga calo pekerja migran (PMI) ilegal.

Belasan orang tersebut diamankan petugas Satpolairud saat ketahuan ingin berangkat ke Tawau, Malaysia secara ilegal, Jumat (3/6/2022), sekira pukul 13.20 WITA.

Dari 12 warga NTT tersebut, 9 orang diantaranya laki-laki dewasa, 1 orang perempuan dewasa, 1 anak laki-laki, dan 1 anak perempuan.

Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, AKBP F Jaya Ginting mengatakan, 12 warga NTT tersebut terdiri dari dua kelompok.

"Mereka ada dua kelompok. Enam orang yang satu kelompok itu merupakan satu keluarga. Sementara 6 orang lainnya bukan satu keluarga," kata F Jaya Ginting, melalui telepon seluler, pukul 21.00 WITA.

Baca juga: Polisi Bekuk 1 Tersangka Calo & 3 Orang DPO, Masukan 30 PMI Ilegal Asal Parepare ke Malaysia

Baca juga: Polisi Bekuk 1 Tersangka Calo & 3 Orang DPO, Masukan 30 PMI Ilegal Asal Parepare ke Malaysia

Menurutnya, 12 orang tersebut terjaring saat Satpolairud Polres Nunukan melalukan patroli di sekitar kawasan Pelabuhan Tunon Taka.

"12 orang itu menumpangi Kapal Pelni dari NTT dan tiba di Nunukan dini hari tadi sekira pukul 02.00 WITA," ucapnya.

Di Nunukan, calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal itu tinggal di sebuah penampungan yang diduga milik seorang calo.

Calo tersebut telah diamankan ke Polres Nunukan atas tuduhan memfasilitasi keberangkatan PMI ilegal ke Tawau, Malaysia.

"Saat petugas mencegat 12 warga NTT itu tidak ada calo. Orang yang diduga calo itu baru sudah diamankan ke Polres Nunukan setelah menggali informasi dari warga NTT itu," ujarnya.

Baca juga: Tambang Ilegal Sekatak Kaltara, KPK Bakal Usut Aliran Dana Briptu Hasbudi ke Pihak Aparat & Pejabat

Baca juga: Kecelakaan di Kaltara, Mobil Tabrak Toko Kosmetik di Jamaker Nunukan, Korban Ibu & Anak Luka Parah

Informasi yang dihimpun, terduga calo itu merupakan residivis. Namun kata Ginting dirinya tidak mengetahui pasti terkait calo tersebut.

"Informasinya demikian. Tapi nanti biar Polres yang dalami. Saat ini masih dalam tahap pengumpulan bukti dan keterangan saksi," tuturnya.

Untuk 12 PMI tersebut diamankan sementara ke tempat penampungan BP2MI Nunukan.

"Untuk proses Lidik, mungkin besok mereka dipanggil ke Polres untuk diambil keterangan," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul 12 Warga Asal NTT Dicegat Polairud Polres Nunukan, Seorang Pria Diduga Calo PMI Ilegal Diamankan 

 

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved