Berita Palangkaraya
Jembatan Sei Beringin Rusak Rawan Dilalui Kendaraan, Legislator Palangkaraya Minta Segera Diperbaiki
Jembatan Beringin penghubung Palangkaraya ke Kabupaten lainnya di Jalan Poros Tengah Trans Kalimantan jadi perhatian kalangan lagislatif.
Penulis: Lidia Wati | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Jembatan Sei Beringin penghubung antara Kota Palangkaraya ke Kabuupaten lainnya yang berada di Jalan Poros Tengah Trans Kalimantan jadi perhatian kalangan lagislatif setempat.
Jembatan Sei Beringin yang masuk Kelurahan Pahandut Seberang Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya tersebut mengalami kerusakan di bagian lantainya.
Kerusakan lantai jembatan hanya dipasangi pelat besi agar tetap fungsional, namun pelat yang dipasang kerap bergeser ketika di pakai kendaraan lewat sehingga pengendara sepeda motor rawan terjatuh ketika lewat jembatan tersebut.
Salah satu anggota DPRD Kota Palangkaraya, Jhony Arianto Satria Putra saat dimintai komentarnya terkait adanya keluhan warga terkait lantai jembatan yang rusak meminta instansi terkait segera memperbaiki kerusakan Jembatan Sei Beringin tersebut.
Baca juga: BPJN Kalteng Malah Tak Tahu Jembatan Sei Beringin Rusak, Belum Bisa Berikan Penjelasan
Baca juga: Kepala Rupbasan Palangkaraya Ikuti Penandatanganan Pencanangan Pelayanan Publik Berbasis HAM
Baca juga: Disaksikan Dirjen HAM, Kanwil kemenkumham Kalteng Canangkan Pelayanan Publik Berbasis HAM 2022
Dia berpendapat, jika tidak segera diperbaiki kerusakan di bagian lantai Jembatan bisa berakibat kerusakan makin parah.
Bukan hanya itu, dampak buruk lainnya jika kondisi kerusakan jembatan makin parah tentunya sangat membahayakan pengendara yang melintas.
Jembatan Sei Beringin itu merupakan penghubung antara Kota dan Kabupaten lainnya. Saya berharap kerusakan segera saja diperbaiki oleh instansi terkait," kata Jhony, Senin (30/5/2022).
Anggota Komisi B DPRD Kota Palangkaraya yang membidangi infrastruktur ini, menyampaikan, jalur Jembatan Sei Beringin tersebut merupakan jalur padat kendaraan.
Ini karena jalan tersebut merupakan jalur trans kalimantan poros tengah penghubung Kota dan beberapa Kabupaten di Kalimantan Tengah.
Dia mengungkapkan, jika kerusakan jembatan makin parah dan tak bisa dilewati karena lambat dalam perbaikannya, tentunya
sangat berdampak bagi lalulintas kendaraan yang lewat.
Pantauan Tribunkalteng.com, pada minggu (29/5/2022) lantai Jembatan Sei Beringin ditutup 3 plat besi agar tetap fungsional untuk sementara waktu, kerusakan lantai jembatan karena membentuk lubang jalan kedalaman sekitar 5 - 10 cm.
Akses jembatan tersebut tiap hari juga dilintasi truk bermuatan sembako, dan barang kebutuhan warga Palangkaraya."Jembatan itu harus tetap berfungsi dengan baik agar roda perekonomian Kota Palangkaraya dan Kalteng umumnya tetap baik.
Jhony berharap kepada masyarakat yang melintas di Jembatan tersebut agar berhati-hati dan waspada, sehigga bisa terhindar dari kecelakaan.
Sementara itu, Humas Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Tengah, Saraswati saat ditemui Wartawan Tribunkalteng.com di Kantornya jalan Tjilik Riwut Km 3 pagi belum bisa memberikan penjelasan. Ini karena, Pelaksana Penanggung Jawab Kegiatan (PPK) di balai tersebut sedang rapat. (*)