Mulai Terungkap, Joan Mir dan Jack Miller ke Tim Ini Jika Suzuki Mundur dari MotoGP & Dicopot Ducati
Ternyata tak hanya Joan Mir dan Alex Rins dari Suzuki yang dikabarkan bakal berpindah ke tim lain, tetapi juga Jack Miller dari Ducati
TRIBUNKALTENG.COM - Kabarnya Suzuki bakal mundur dari ajang MotoGP akhir musim, tentu hal ini berdampak pada pembalapnya, Joan Mir dan Alex Rins.
Ke mana Joan Mir dan Alex Rins akan berlabuh di ajang balapan elite dunia, Moto GP?
Ternyata tak hanya Joan Mir dan Alex Rins dari Suzuki yang dikabarkan bakal berpindah ke tim lain, tetapi juga Jack Miller dari Ducati.
Jack Miller dirumorkan akan pindah ke tim lain karena kabar-kabarnya Ducati tidak akan memperpanjang kontraknya.
Pengamat MotoGP, Carlo Pernat membeberkan tim yang kemungkinan besar akan dibela oleh Joan Mir dan Jack Miller musim depan.
Baca juga: Ducati Berkuasa di Kualifikasi MotoGP Prancis 2022, Bagnaia Terdepan Disusul Jack Miller
Baca juga: Nasib Joan Mir dan Alex Rins Terancam, Suzuki Isyaratkan Mundur Lagi dari MotoGP, Ini Alasannya
Selain duo pembalap Suzuki, Joan Mir dan Alez Rins yang terancam menganggur, rumor digantikannya Jack Miller di tim pabrikan Ducati juga terus berhembus.
Apalagi dengan meningkatnya performa pembalap tim privateer Ducati, Gresini Racing yakni Enea Bastianini.
Mengutip Bolasport.com, Bastianini dan Jorge Martin (Pramac Racing) memang dirumorkan akan menggantikan posisi Miller di tim pabrikan.
Hal tersebut buntut dari performa Miller yang tidak konsisten sampai seri ketujuh MotoGP 2022.
Selain Jackass masa depan yang belum pasti dari Joan Mir juga mengundang perhatian Carlo Pernat.
Menurut Pernat musim depan Mir akan menggantikan posisi dari Pol Espargaro di Repsol Honda.
Sedangkan Miller akan menggantikan posisi Miguel Oliveira di Red Bull KTM Factory Racing.
"Mir akan bergabung bersama Repsol Honda, sementara Miller harus pergi bukannya Oliveira di KTM," ucap Pernat dikutip Bolasport.com dari Motosan.
"Menurut pendapat saya, dua hal ini hampir selesai, sebaliknya Binder akan tetap di KTM, ia memiliki kontrak hingga akhir 2023."
Kemungkinan tersebut bisa saja terjadi karena saat ini Honda dan KTM memang membutuhkan perubahan.