Berita Palangkaraya

Peringati Hari Kartini, Nakes RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Kenakan Kebaya Layani Pasien

Nakes RSUD Doris Sylvanus, Palangkaraya dalam memperingati Hari Kartini kenakan kebaya sebagai wujud refleksi harmonisasi perjuangan perempuan.

Penulis: Lidia Wati | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Para nakes RSUD Doris Sylvanus, Palangkaraya memperingati Hari Kartini dengan mengenakan kebaya dalam melayani masyarakat, Kamis (21/4/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Doris Sylvanus, Palangkaraya dalam memperingati Hari Kartini kenakan kebaya sebagai wujud refleksi harmonisasi perjuangan perempuan. 

Sosok Kartini memiliki nama lengkap Raden Adjeng Kartini, merupakan pahlawan nasional kelahiran Jepara, 21 April 1879.

Kartini Memperjuangkan kesetaraan dalam pendidikan, membuka lebar kesempatan perempuan untuk berkarya, mendorong percaya diri perempuan untuk berkarirberkarir dan membangkitkan kualitas hidup perempuan. 

Di momen spesial hari ini yang diperingati sebagai hari Kartini, Direktur RSUD Doris Sylvanus, Yayu Indrayati menuturkan mengapresiasi para nakes yang kebanyakan perempuan telah berjibaku melayani masyarakat. 

"Saya mengapresiasi para nakes yang rata-rata banyak didominasi perempuan. Artinya mereka dapat membagi perannya sebagai ibu dan nakes," kaya Yayu Indrayati, Kamis (21/4/2022).

Baca juga: Hari Kartini 2022, Kakanwil Buka Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kesejahteraan ASN oleh PT TASPEN 

Baca juga: Maskapai di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Belum Ada Mengajukan Ekstra Flight untuk Mudik Lebaran

Baca juga: Puncak Arus Mudik Penumpang Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Diperkirakan Terjadi H-3 Hingga H+5

Dalam pelayanannya kepada masyarakat hari ini, para nakes menggunakan busana kebaya sebagai salah satu representasi Kartini modern.

Meskipun begitu, para nakes tetap cekatan melayani pasien dan masyarakat yang sedang berobat di RSUD Doris Sylvanus tetap menggunakan proses ketat. 

Menurut Yayu Indrayati, ada 3 makna yang diambil di Hari Kartini khususnya di kalangan Rumah Sakit yang dipimpinnya.

Pertama, hikmanya adalah referensi perjuangan keadilan dan kesetaraan. Yang sekarang sudah dimanifestasikan dalam berbagai bidang kehidupan. 

Kedua, menjaga harmonisasi dalam masyarakat, pengunjung Rumah Sakit dan keluarga untuk memberikan pelayanan terbaik. 

Ketiga, bersyukur dengan perjuangan yang sudah ada. Karena dapat memerankan kodrat yang diberikan Tuhan. Berkontribusi positif dalam misi pembangunan. 

Semangat Kartini, dia berharap agar diresapi dalam pola perjuangan memberikan pelayanan terbaik di Rumah Sakit dengan inovasi dan inisiatif dalam perkembangan zaman. 

"Kami sangat bangga sekali terhadap perjuangan para nakes sampai hari ini di masa pandemi Covid-19. Kita semua disini bahu membahu memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved