Demo Mahasiswa 11 April
Personel Gabungan Lakukan Pengamanan Aksi Damai BEM Seluruh Indonesia Tanpa Senjata Api
Pengamanan demo mahasiswa di depan kantor DPRD Kalteng oleh personel gabungan Polri/TNI dilakukan tanpa membawa senjata api dan seluruh Indonesia
Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Pengamanan dilakukan anggota gabungan Polri/TNI saat aksi Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Palangkaraya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Gedung DPRD Kalteng.
Personel gabungan Polri dan TNI terjunkan 400 personel, guna mengamankan Aksi Damai tersebut.
Di Jalan S Parman, Langkai, Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalteng.
Personel gabungan dalam pengamanan, tak membawa senjata api (senpi).
Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Budi Santosa.
“Pengamanan aksi damai di depan Gedung DPRD Kalteng, personel tidak diperbolehkan membawa senpi,” terangnya kepada Tribunkalteng.com, Senin (11/4/2022).
Kapolresta mengatakan, sebelum melaksanakan pengamanan, personel dilakukan pengecekan.
Baca juga: 400 Personel Gabungan TNI dan Polri Diturunkan, Amankan Aksi Demo Mahasiswa di Gedung DPRD Kalteng
Baca juga: Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Palangkaraya Geruduk Kantor DPRD Kalteng, Tuntut 7 Hal
“Pengecekan yang dilakukan berupa kelengkapan dan perlengkapan personel yang dipergunakan,” ujar Kombes Pol Budi.
Ia melanjutkan, senjata api tidak diperbolehkan dibawa oleh personel yang melakukan pengamanan Aksi Damai.
“Hal ini sesuai arahan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bahwa personel tidak boleh membawa senpi. Karena ditakutkan adanya tindakan represif,” jelas Kapolresta Palangkaraya.
Kapolri mengarahkan, agar seluruh personel lebih mengedepankan sikap humanis dalam Aksi Damai para mahasiswa.
Selain itu, dalam tuntutan mahasiswa terdapat 3 poin utama yang disampaikan pada wakil rakyat.
Baca juga: Breaking News, Demo Mahasiswa di Depan Kantor DPRD Kalteng, Polresta Palangkaraya Atur Lalu Lintas
“Tuntutan berupa kenaikan harga BBM, kelangkaan minyak goreng, dan presiden 3 periode. Selama kegiatan Aksi Damai berlangsung dengan aman dan lancar,” ungkap Kombes Pol Budi Santosa.
Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno pun menghampiri mahasiwa yang hendak menyampaikan tuntutan.
“Seluruh mahasiswa yang ikut aksi, membubarkan diri dengan tertib menuju Gedung KONI Kalteng hingga ke titik kumpul masing-masing,” tutupnya. (*)