Berita Palangkaraya

DPKP Palangkaraya Sosialiasi Cegah Kebakaran, Latih Warga Cepat & Tenang Padamkan Api

DPKP Kota Palangkaraya, adakan sosialisasi cegah kebakaran dan melatih warga Kota Cantik untuk padamkan api dengan cepat, tepat dan tenang

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Kepala Dinas Pamadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangkaraya Gloriana Aden. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangkaraya, adakan sosialisasi cegah kebakaran dan melatih warga Kota Cantik untuk padamkan api dengan cepat, tepat dan tenang saat api masih kecil.

Warga diedukasi menggunakan peragaan penggunaan alat pemadam api ringan dan karung goni (tradisional).

"Dalam menghadapi kejadian kebakaran, masyarakat dilatih tidak panik. Tetap tenang dan melakukan tahapan yang sudah dilatih jika api masih kecil," kata Gloriana, Kepala DPKP Palangkaraya, Sabtu (9/4/2022).

Jika api tidak bisa diatasi dengan mandiri dan dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi nomor 112. Penelepon nantinya akan diterima dan dipandu oleh petugas.

Namun warga diharapkan menggunakan telepon dengan baik dan bijaksana. Tidak melaporkan kejadian bohong atau mengada-ada laporan yang tidak sesuai.

Baca juga: Satpol PP dan Damkar Kapuas Amankan 5 Pemuda Mabuk di Barak Sewaan Jalan Keruing

"Tentu kami berharap masyarakat semakin tangguh dan terampil. Apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan, apa yang harus dilakukan dan siapa yang dihubungi serta tidak panik," jelas Gloriana.

Dengan adanya sosialisasi cegah kebakaran dan melatih warga untuk memadamkan api itu, pihaknya mengaku terbantu karena masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat saat api masih bisa diatasi dengan mandiri.

Lebih lanjut, Gloriana membeberkan, jika titik api paling sering karena kelalaian masyarakat. Seperti lupa memastikan listrik saat berpergian atau penggunaan perangkat listrik yang dapat memicu korsleting listrik.

Misalnya menggunakan terminal listrik dan menumpuk penggunaan listrik. Hal itu menurutnya dapat memicu panas dan awal kebakaran.

Tak hanya itu, bercermin pada kejadian kebakaran sebelumnya. Pemicu bisa berawal dari kompor, rokok, lilin dan obat nyamuk.

Baca juga: Respon Cepat Petugas Damkar Palangkaraya, 20 Menit Api Berhasil Dipadamkan

Baca juga: Damkar Palangkaraya Bersihkan Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Jalan RTA Milono

Serta didukung material bangunan berbahan kayu dan perkampungan padat penduduk. Sehingga api dengan cepat menyebar.

"Lokasi yang rawan kebakaran di Palangkaraya ada di Kecamatan Jekan Raya dan Pahandut. Pasar, perkampungan padat penduduk dan barak," ungkapnya.

Kendati demikian, Gloriana mengimbau masyarakat agar tidak lalai akan hal yang dapat memantik kebakaran seperti di atas. Mengingat Kota Palangkaraya akan memasuki musim kemarau di Juli 2022. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved