Tak Tahu Pembeli Ayam Gorengnya Ternyata Tim Pemburu Koruptor, Buronan Dana Desa Langsung Disergap

Ternyata selama 2 tahun itu, Rali Sugiarto berada di Batulicin, Kalsel dan bekerja sebagai penjual ayam goreng

Editor: Dwi Sudarlan
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Buronan kasus korupsi dana desa di Lamongan, Jatim ditangkap Tim Pemburu Koruptor Kejari Lamongan di Batulicin, Kalsel. 

TRIBUNKALTENG.COM, BATULICIN - Dua tahun kabur ke Batulicin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dan menjadi penjual ayam goreng, buronan kasus korupsi di Lamongan, Jawa Timur ini akhirnya ditangkap.

Pelarian buronan kasus dana desa di Desa Sumberejo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini sudah 2 tahun selalu mengkir dari pemeriksaan sebagai tersangka.

Karena itu, Kejari Lamongan memasukkan pria bernama Rali Sugiarto (47) itu ke Daftar Pencarian Orang (DPO) dan mengerahkan Tim Pemburu Koruptor untuk mengejarnya.

Ternyata selama 2 tahun itu, Rali Sugiarto berada di Batulicin, Kalsel dan bekerja sebagai penjual ayam goreng.

Baca juga: Air Mata Iringi Pemakaman Bripda Syahril yang Kena Tembak Saat Akan Menangkap Buronan

Baca juga: Pelarian DPO Kasus Korupsi Bandara Trinsing Muara Teweh Berakhir di Jateng, 2 Tahun Jadi Buronan

Baca juga: Oknum Kades di Melawi Kalbar Ditangkap, Diduga Korupsi Dana Desa Capai Rp 1,5 M

Kini, pelarian Rali Sugiarto berakhir dan dia langsung diterbangkan ke Lamongan untuk menjalani proses hukum seperti yang dijalani tersangka lainnya.

Rali Sugiarto adalah mantan perangkat desa sekaligus tim pelaksana proyek dana desa di Desa Sumberejo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Keberadaan dia terlacak dan akhirnya diringkus Tim Pemburu Karuptor Kejari Lamongan, Kamis (7/4/2022).

Rali Sugiarto tidak bisa berkutik saat disergap Tim Pemburu Koruptor Kejari Lamongan yang terdiri atas Kasi Intel, Condro Maharanto dan Kasi Pidsus, Anton Wayudi, serta dibantu Tim Intelijen Kejati Jatim dan Kejari Tanah Bumbu.

Setelah ditangkap, Rali Sugiarto langsung diterbangkan Kamis (7/4/2022) malam ke Lamongan.

Tersangka dipastikan menikmati hidup di penjara menyusul dua terpidana sebelumnya yang sudah divonis bersalah, yaitu Pj Kades dan sekretaris desa.

Menurut Kasi Intel Kejari Lamongan, Condro Maharanto yang langsung menggelar rilis pada Kamis malam mengungkapkan tersangk selalu mangkir dari panggilan pemeriksaan.

"(Tersangka) Sudah ditetapkan dari hasil pengembangan perkara terdahulu yaitu tindak pidana korupsi dana desa di Desa Sumberejo," ungkap Condro.

Sebelum ditangkap, Rali sedang sibuk melayani pembeli di warung miliknya, May LA-2 di tempat pelariannya di Kalsel.

Ia tidak menduga ketika sejumlah orang yang datang memesan menu ayam goreng untuk berbuka, ternyata adalah tim penyidik gabungan Kejari Lamongan.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved