Ramadhan 2022
Doa Harian dan Keistimewaan 10 Hari Pertama Ramadhan 2022, Simak Amalan Saran Ulama
Ramadhan 2022 sudah memasuki hari kedua, begini doa 10 hari pertama Ramadhan dan keistimewaannya
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي فِيْهِ مِنَ الْمُتَوَكِّلِيْنَ عَلَيْكَ، وَاجْعَلْنِي فِيْهِ مِنَ الْفَائِزِيْنَ لَدَيْكَ، وَاجْعَلْنِي فِيْهِ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ اِلَيْكَ، بِاِحْسَانِكَ يَا غَايَةَ الطَّالِبِيْنَ
Allâhummaj’anî fîhi minal mutawakkilîna ‘alayka, waj’alnî fîhi minal fâizîna ladayka, waj’alnî fîhi minal muqarrabîna ilayka, bi-ihsânika yâ Ghâyatath thâlibîn.
Ya Allah, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang bertawakkal pada-Mu.
Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan
Ternyata ada keutamaan dan amalan yang dianjurkan pada 10 hari pertama Ramadhan, agar meraih pahala maksimal.
Diketahui, awal bulan Ramadhan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya 'Itqun Minan Nar atau pembebasan dari api neraka.
Pada 10 hari pertama di bulan Ramadan, Allah akan membuka pintu rahmat-Nya untuk setiap hamba yang melakukan puasa, dan dipandang sebagai seorang yang mulia karena menjalankan ibadah sejak awal.
Berikut ini ulasan amalan-amalan apa saja yang bisa dilakukan demi meraih keutamaan di 10 hari pertama saat bulan Ramadhan 1443 H atau Ramadhan 2022.
Diketahui, bulan Ramadhan jadi salah satu bulan yang paling ditunggu seluruh umat muslim di dunia.
Meski di tahun ini peringatan Ramadhan 1443 H masih dalam masa pandemi covid-19, tapi jangan sampai mempengaruhi kualitas ibadah.
Seperti yang diketahui, di bulan puasa ada banyak kesempatan untuk mendapatkan pahala.
Termasuk keutamaan dan berkah di 10 hari pertama puasa.
Di bulan Ramadhan 2022 yang penuh berkah ini, umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh.
Namun perlu diketahui, puasa di bulan Ramadhan 2022 terbagi dalam 3 fase yaitu 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.
Sebab menjalankan puasa di 10 pertama Ramadhan akan mendapatkan curahan rahmat.
Pada 10 hari pertama bulan Ramadan, Allah SWT memberikan rahmat dan limpahan pahala dari berbagai amalan yang kita lakukan selama puasa.
Meski tubuh masih beradaptasi dengan puasa, namun jangan sampai kehilangan keutamaan di 10 hari pertama.
Amalan 10 hari Ramadhan 2022 yang disarankan para ulama
1. Perbanyak Ibadah Sunnah
Jangan melewatkan kesempatan mendapatkan rahmat dari Allah SWT selama 10 hari pertama Ramadhan dengan hanya berdiam diri tanpa melakukan aktifitas.
2. Perbanyak membaca Alquran
Manfaatkanlah setiap 10 hari pertama sebagai ibadah.
Seperti tilawah Al Quran, karena ini menjadi keutamaan pahala membaca Al Quran untuk ketenangan hati bagi kita umat Muslim.
3. Perbanyak dzikir dan doa
Dzikir, berdoa, salat sunnah dan beramal dan membantu bagi sesama yang membutuhkan pertolongan dan angat utama bagi kita semua.
4. Sholat Berjemaah
Sholat 5 waktu berjamaah di masjid
Sholat berjemaah pada bulan puasa perlu diutamakan, terutama bagi kaum pria karena sebagaimana kita ketahui bahwa pria wajib hukumnya untuk sholat berjemaah.
Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan sholat berjemaah meskipun dalam keadaan sakit maupun cuaca yang tidak menentu.
5. Memperbanyak silaturahmi, serta menjaga hubungan baik juga merupakan sebuah ibadah.
Sebagaimana yang diterangkan dalam hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam’ :
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,dimana ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda:
“Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).”
Jangan sampai kehilangan berkah di 10 hari pertama Ramadhan 1443 H.
Jika melewatkan 10 hari pertama Ramadhan, maka ibarat dalam hitung-hitungan angka, jika melewatkan angka pertama, tidak akan dapat melampaui angka yang kedua dan seterusnya karena sudah melewatkan 10 malam rahmat dari Allah, tentunya tidak akan mendapatkan maghfirah apalagi ampunan.
Karena seorang yang melewatkan puasa di 10 hari pertama, maka amalan yang dia jalannya menjadi kurang berarti pula.
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, beliau berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan yang diberkahi, Allah Ta’ala wajibkan kalian untuk berpuasa padanya, dibukakan padanya pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka Jahim, dan dibelenggu setansetan yang membangkang. Pada bulan tersebut, Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (seseorang beribadah selama itu). Barangsiapa terhalang dari kebaikannya, sungguh ia orang yang terhalang (dari seluruh kebaikan)”.
Sesungguhnya pada puasa itu terkandung kesehatan yang besar dengan semua maknanya, baik kesehatan badan, perasaan, maupun rohani.
Dengan demikian, puasa dapat memperbaharui kehidupan seseorang dengan diperbaharuinya sel-sel dan dibuangnya sel-sel yang sudah tua dan mati serta diistirahatkannya perut dan organ pencernaan.
Puasa juga dapat memberikan perlindungan terhadap tubuh, membersihkan perut dari sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna dan juga dari kelembaban yang ditinggalkan oleh makanan dan minuman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/doa-apa.jpg)