Berita Barito Selatan

Residivis Narkotika Diringkus Polres Barsel, Sita 230 Pil Zenith & 1.250 Butir Seledryl

Seorang pria berinisial S (48) diduga pengedar narkoba jenis obat terlarang ditangkap Polres Barsel, polisi sita 230 zenith dan 1.250 butir seledryl

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Polres Barsel untuk Tribunkalteng.com
Kapolres Barito Selatan, AKBP Yusfandi Usman menunjukan barbuk pengedar obat terlarang berinisial S (48) saat pers rilis, Kamis (24/2/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Peredaran narkotika terus diberantas penegak hukum, tak kalah dengan Polres Bartim, Polres Barito Selatan (Barsel) pun berhasil mengungkap peredaran obat-obatan terlarang.

Pers rilis dilaksanakan di Aula Pucuk Rebung Mapolres Barsel, Jalan Soekarno-Hatta Km 16, Sababilah, Dusun Selatan, Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Kapolres Barito Selatan, AKBP Yusfandi Usman mengamankan seorang pria berinisial S (48) diduga pengedar narkoba jenis obat terlarang saat pers rilis, Kamis (24/2/2022).

“Tersangka S merupakan residivis kasus narkoba, yang berhasil petugas amankan di Desa Damparan, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan dari masyarakat, Satresnarkoba Polres Barsel melakukan pengembangan kasus.

“Masyarakat resah karena pelaku sering mengedarkan obat-obatan terlarang di kawasan tersebut,” ujar Kapolres Barsel.

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Warga Banjarbaru Dibekuk Polres Bartim, Miliki 513,6 Gram Sabu & 40 Pil Ekstasi

Saat melakukan penangkapan dan penggeledahan, petugas berhasil menemukan barang bukti.

“Kita telah mengamankan pelaku bersama barang bukti 1.480 butir obat terlarang. Dengan rincian 230 butir zenith dan 1.250 butir obat daftar G merk Seledryl," papar AKBP Yusfandi Usman.

Diketahui pelaku S merupakan residivis kasus yang sama, ia pernah dihukum penjara selama 9 bulan.

“Saat diamankan petugas Satresnarkoba, tersangka tidak berkutik karena terdapat ribuan obat-obatan terlarang saat penggeledahan.

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Jadi TO BNN RI, Pengedar Sabu dari Kalbar Dibekuk Depan Stadion Tuah Pahoe

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Badan Narkotika Nasional Bongkar Pengedar Sabu dan Ganja Jaringan Sampit-Kapuas

Selain obat-obatan terlarang, petugas juga mengamankan satu kotak rokok dan uang tunai Rp 2,3 Juta.

Akibatnya pelaku akan dikenakan hukuman penjara guna mempertanggujawabkan perbuatannya.

“Tersangka akan dijerat pasal 112 ayat (2) atau pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 196 Jo pasal 98 avat (2) dan (3) UU RI nomor 36 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” tutup AKBP Yusfandi Usman.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved