Doa dan Amalan Islam
Cara Mendidik Anak Menurut Islam agar Tidak Bandel & Keras Kepala, Penjelasan Ustad Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad membeberkan cara mendidik anak agar tidak keras kepala.
Penulis: Nor Aina | Editor: Rahmadhani
TRIBUNKALTENG.COM - Ustaz Abdul Somad membeberkan cara mendidik anak agar tidak keras kepala.
Anak adalah titipan Allah SWT yang kelak ketika dewasa akan lepas dari orang tuanya dan hidup mandiri.
Meski mendidik anak bukan hal yang mudah dilakukan setiap orang tua.
Akan tetapi, setiap orang tua pasti mengharapkan agar dapat mendidik anak dengan baik sampai menjadi dewasa.
Tidak hanya itu, orang tua juga dapat berusaha semaksimal mungkin dalam mendidik anaknya dengan memahami caranya.
Oleh karena itu, orang tua harus membekali anaknya dengan keimanan yang kuat.
Baca juga: Ustaz Buya Yahya Jelaskan Cara Membayar Utang Puasa Untuk Orang Meninggal Dunia, Termasuk Fidyah
Baca juga: Penjelasan Ustaz Abdul Somad Mengenai Empat Ciri Jodoh Menurut Islam, Termasuk Kesempurnaan Agamanya
Namun sekarang tidak sedikit pun orang tua yang mengeluhkan anaknya begitu keras kepala, bandel dan susah diatur.
Kini Ustaz Abdul Somad membocorkan rahasia mendidik anak agar tidak keras kepala, nakal dan bandel.
Melalui channel YouTube Love Islam dikutip Tribunkalteng.com, Jumat (14/1/2022), Ustaz Abdul Somad menyarankan agar mendidik anak sejak mencari pasangan hidup.
Menurut Ustaz Abdul Somad agar bisa mendidik anak dengan baik, maka carilah pasangan hidup yang shalehah.
Hal itu agar bisa dijadikan seorang dan bisa menjadi ibu dari anak-anaknya.
“Ibaratkan bibit yang baik ditanam di tanah yang baik dan subur, akan tumbuhlah bunga-bunga yang subur nan cantik,” ungkap Ustaz Abdul Somad.
“Namun ketika bibit ini ditanam yang tandus, maka yang tumbuh hanya kaktus yang berduri dan tak berbau harum nan tak terlihat indah,” imbuhnya.
Itulah mengapa Ustaz Abdul Somad menyarankan agar memilih wanita yang shalehah.
Sebab ketika hamil agar bisa dibacakan ayat suci Al Quran untuk anak yang ada dalam kandungan.
Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa banyak orang tua yang salah dalam mempersepsikan Surah Yusuf untuk anak supaya tampan dan semacamnya.

“Padahal Surah Yusuf itu ditujukan agar anaknya memiliki iman seperti Nabi Yusuf yaitu tahan godaan untuk melakukan zina dengan wanita yang tidak dinikahinya,” jelasnya.
Setelah anak tersebut lahir, ibu yang shalehah akan menyusuinya sampai dua tahun.
Sayangnya, ibu zaman sekarang jarang bisa menyusui anaknya sampai dua tahun.
Karena kebanyakan orang tua sudah mengandalkan susu instan yang dijual di pasaran dan semacamnya.
Alhasil, setiap anaknya pulang ke sekolah jarang sekali untuk mau memeluk ibunya sehingga kurang terikat secara emosional.
Maka dari itu, dengan pemberian ASI sudah terbukti mampu membuat sang bayi menjadi cerdas otaknya, tubuhnya sehat, dan tidak mudah terserang penyakit.
Ustadz Abdul Somad menuturkan bahwa meskipun anak jauh dari orang tuanya maka ia akan selalu memberikan kabar.
"Jadi cara mendidik anak supaya tidak keras kepala adalah satu atau dua tahun pertama susui anak tersebut," saran pendakwah itu.
Saat anak sudah berusia dua atau tiga tahun yang sudah mulai semakin aktif, maka ajarilah sembari bermain untuk menghafal surah-surah pendek.
"Kemudian ajarkanlah anak tahun demi tahun untuk bisa melaksanakan ibadah shalat," pungkasnya.
(Tribunkalteng.com/Nor Aina)