Liga 1 2021
Gercep Barito Putera, Seminggu Dapatkan 3 Pemain Asing, Bos Borneo FC Beri Kode Incar Lilipaly
Gerak cepat (gercep) Barito Putera dalam Bursa Transfer Liga 1 2021 membuahkan hasil, 3 pemain asing dalam waktu seminggu
TRIBUNKALTENG.COM - Gerak cepat (gercep) Barito Putera dalam Bursa Transfer Liga 1 2021 membuahkan hasil, 3 pemain asing dalam waktu seminggu, sementara ada kode Borneo FC mengincar Stefano Lilipaly.
Dalam 1 minggu terakhir ini, Barito Putera sudah mengikat kontrak 3 pemain asing yang didatangkannya.
Mereka adalah Raphael Maitimo, Guy Junior dan Rafael Silva.
Hal itu terungkap dalam akun instagram CEO Barito Putera, H Hasnuryadi Sulaiman HB.
Baca juga: Striker Baru PSIS Semarang Mengarah ke Walsh, Persik Kediri Juga Disorot Seusai Ambil Eks Arema FC
Baca juga: Makan Konate Belum Memuaskan Persija, Incar Firza Andika Eks Timnas dan Miftah Anwar Barito Putera
Baca juga: Kans Kembalinya Boaz ke Persipura, Borneo FC Tutup Lubang Incar Striker Persis di Bursa Transfer
Khusus untuk Rafael Silva bukanlah sosok baru Barito Putra.
Sebelum membela Madura United di putaran pertama Liga 1 2021 dengan lesakkan 3 gol, Rafael Silva adalah striker Barito Putera.
Madura United mengumumkan perpisahan dengan Rafael Silva pada Selasa (28/12/21) pagi.
Namun tidak sampai 24 jam, Rafael Silva berlabuh ke klub lamanya, Barito Putera.
Barito Putera adalah klub Indonesia pertama yang pernah ia bela, tepatnya di Liga 1 2019 lalu.
Stefano Lilipaly
Berbeda dengan Barito Putera yang sukses merekrut 3 pemain asing, Borneo FC masih berjuang untuk mendapatkan pemain naturalisasi Bali United, Stefano Lilipaly.
Bos Borneo FC Nabil Husein di akun Twitter pribadinya @nabilhusein17 merepost unggahan milik lama Twitter fans base Bali United, @Bali_football.
Di unggahan tersebut nampak potret terlihat Menteri BUMN Indonesia, Erick Thohir tengah memegang salah satu jersey milik pemain Bali United, Stefano Lilipaly.
Selain itu, tak hanya merepost unggahan tersebut, Nabil Husein juga nampak menuliskan caption yang memperkuat bahwa dirinya tengah membeberkan kode terkait kebijakan transfer klub besutannya, Borneo FC.
"Keren kalo nama itu terprint di jersey @BorneoSMR ya," isi cuitan Nabil Husein.
Cuitan itu tentunya mengundang banyak spekulasi terutama kaitannya dengan bursa transfer kedua Liga 1 2021 yang masih berlangsung hingga Januari 2022 mendatang.
Lalu, jika benar cuitan itu merupakan kode kebijakan transfer Borneo FC untuk menyongsong putaran kedua, maka bagaimana peluang Pesut Etam merekrut Stefano Lilipaly?
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, kontrak Stefano Lilipaly bersama Bali United sebenarnya belum lama diperpanjang.
Tercatat, perpanjangan kontrak Stefano Lilipaly bersama Bali United dilakukan pada 11 Maret 2021.
Namun, untuk detail durasi perpanjangan kontrak pemain berusia 31 tahun itu bersama Bali United tidak diinformasikan oleh pihak klub.
Merujuk pada situasi itu, jika Borneo FC benar berminat untuk memboyong Stefano Lllipaly, maka setidaknya klub berjuluk Pesut Etam tersebut harus membayar klausul kontrak tersisa kepada Bali United.
Tentu hal itu tak akan sulit direalisasikan oleh bos Borneo FC, Nabil Husein mengingat ia dikenal kerap jor-joran dan berani menebus pemain mahal untuk didatangkan ke skuad Pesut Etam di setiap musimnya.
Terlebih, kemungkinan terealisasi atau tidaknya transfer tersebut diprediksi hanya tinggal ditentukan oleh tim kepelatihan dan manajemen Bali United.
Mengingat secara finansial Borneo FC diyakini mampu memberikan tawaran tinggi dan fasilitas lainnya kepada Stefano Lilipaly.
Lebih lanjut keduanya juga kerap menyelesaikan transfer yang berujung pada kesepakatan seperti transfer Nadeo Argawinata, Leonard Tupamahu hingga mantan bomber andalan Borneo FC, Lerbi Eliandry.
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, Stefano Lilipaly resmi bergabung dengan Bali United sejak tahun 2017.
Tercatat telah 4 musim pemain berusia 31 tahun itu membela Serdadu Tridatu di Liga Indonesia.
Pemain kelahiran Arnhem Belanda tersebut telah bermain sebanyak 102 pertandingan dengan catatkan 7.834 menit bermain.
Dari 102 pertandingan yang telah dimainkan, Lilipaly sukses mencatatkan 28 gol dan 20 assist untuk Serdadu Tridatu.
Pernah Absen Misterius di Awal Liga 1 2021
Winger kanan Bali United, Stefano Lilipaly, pernah catatkan 2 laga hilang misterius dari skuad Bali United.
Hilangnya sosok Lilipaly bahkan sempat menimbulkan isu bahwa ia akan hengkang dari klub yang bermarkas di Stadion I Wayan Dipta tersebut.
Tercatat Lilipaly absen di laga kontra Persik Kediri dan Barito Putera di dua laga awal Bali United di Liga 1 2021.
Selain itum, hilangnya sosok Lilipaly juga sempat dikaitkan dengan isu keretakan internal Bali United antara Lilipaly dengan sang pelatih Stefano Cugurra.
Namun, hal itu langsung disanggah oleh pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau kerap disapa Teco.
Ia menegaskan bahwa Lilipaly absen karena ada permasalahan pribadi yang harus segera diselesaikan.
"Stefano Lilipaly tidak ada di latihan dan dia masih punya situasi pribadi," kata Teco dilansir TribunWow.com dari Tribun Bali.
Setelah melewati dua laga awal, Stefano Lilipaly kembali terlihat bersama Bali United di laga kontra Persib Bandung.
Fano sapaan akrab Lilipaly tercatat hanya memainkan 6 menit pertandingan pada laga kontra Maung Bandung tersebut.
Di laga selanjutnya kontra Persita Tangerang, Lilipaly kembali mendapatkan kembali kesempatan starter.
Ia tercatat berhasil bermain selama 59 menit pertandingan.
Hal itu berlanjut di laga kontra Borneo FC hingga Persikabo 1973.
Di laga kontra Borneo FC, pemain jebolan FC Utrecht tersebut berhasil mencatatkan 45 menit bermain sebelum akhirnya digantikan pada babak kedua oleh Eber Bessa.
Sedangkan di laga kontra Persikabo 1973, Lilipaly bermain sebanyak 82 menit.
Namun ia bukan pemain yang berlaga sejak menit awal, mengingat di laga tersebut Fano masuk menggantikan peran dari M Rahmat di menit ke-8.
Sehingga dapat disimpulkan, dari 7 laga Bali United, Fano hanya dua kali mendapatkan kesempatan starter.
Tiga laga lainnya ia masuk sebagai pemain pengganti.
Tentu hal ini sangat kontras dengan apa yang ia perankan di Liga 1 2019.
Di musim 2019-2020, Fano selalu dimainkan sejak menit pertama atau starter.
Bahkan dari 30 laganya bersama Bali United di musim tersebut, Fano telah catatkan 6 kali menjadi kapten tim.
Hal itu ia catatkan dalam 7 laga awal bersama Bali United di Liga 1 2019. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/rafael-2-barito.jpg)