Berita Palangkaraya

Sebelas Hari Hilang Dua ABK Tugboat Blue Whale XXVII Belum Ditemukan, Tim Malah Temukan Ini

Terhitung sudah sebelas hari sampai saat ini, sejak kedua ABK dilaporkan tenggelam di Sungai Kahayan, belum ada hasil tentang nasib keduanya.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
ERP untuk Tribunkalteng.com
Proses evakuasi Kelotok yang diduga ditumpangi oleh 2 ABK Tugboat Blue Whale XXVII yang tenggelam di Sungai Kahayan, Minggu (26/12/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tim Search dan Rescue (SAR) Gabungan masih melakukan pencarian 2 Anak Buah Kapal  ABK) Tugboat Blue Whale XXVII, Senin (27/12/2021).

Terhitung sudah sebelas hari  sampai saat ini, sejak kedua ABK dilaporkan tenggelam di Sungai Kahayan belum ada hasil.

Lokasi tenggelam tepatnya di Sungai Kahayan, Pelabuhan Beringin, Pahandut Seberang, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Meski operasi pencarian sudah ditutup hingga hari ke-11, dilanjutkan dengan pemantauan belum ada tanda jejak korban tenggelam tersebut.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Melambung Rp 120 Ribu per Kilogram di Pasar Besar Palangkaraya, Ini Penyebabnya

Baca juga: Sejumlah THM Kota Palangkaraya Terjaring Patroli Petugas Langgar Batas Jam Operasional

Baca juga: Wisata Palangkaraya, Hujan Tidak Surutkan Pengunjung Nikmati Keindahan Alam Kereng Bengkirai

Jean Steve Austen, Ketua Tim Relawan Emergency Response Palangkaraya, menjelaskan mengenai pemantauan yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan pada TribunKalteng.com.

“Meski pencarian sudah ditutup pada hari ke-7, Tim SAR Gabungan masih melakukan pemantauan dan menerima informasi oleh warga yang melintasi Sungai Kahayan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa, pada Minggu (26/12/2021) kami mendapat informasi dari warga ada kelotok yang tenggelam di dermaga Tanjung Pinang.

Tim yang berada di lokasi langsung melakukan proses evakuasi pada kelotok tersebut.

Namun sayangnya kelotok tersebut, bukan kelotok yang ditumpangi korban.

“Tim SAR Gabungan sudah menemukan 2 kelotok yang tenggelam di aliran Sungai Kayahan, namun sayangnya bukan kelotok yang ditumpangi korban,” ungkap Jean.

Ia juga mengungkapkan perasaannya, sedih rasanya sudah hari ke-11 kedua korban belum ditemukan dan hasilnya masih nihil.

Tim SAR Gabungan masih melakukan pemantauan setiap harinya.

“Kita masih melakukan pemantauan setiap harinya, serta mengumpulkan informasi dari warga. Semoga korban dapat ditemukan secepatnya,” tutup Jean Steve Austen. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved