Breaking News:

Selebrita

Ular Penghuni Gunung Merapi Ditemukan Heru Gundul, Bandingkan King Kobra Garaga Panji Petualang

Heru Gundul, sahabat Panji Petualang saat berpetualang di hutan temukan jenis ular penghuni Gunung Merapi, bandingkan King Kobra Garaga.

Editor: Nia Kurniawan
Instagram/panjipetualang/heru.gundul
Panji petualang dan Heru Gundul. 

TRIBUNKALTENG. COM - Disebutkan jenis ular ini biasa ada di lereng gunung, contohnya di Gunung Merapi. Ditemukan Heru Gundul, sahabat Panji Petualang saat berpetualang di hutan.

Jenis ular temuan Heru Gundul ini adalah ular bandotan pohon atau Trimeresurus puniceus. Fisiknya jelas beda dibanding King Kobra Garaga yang dirawat Panji Petualang.

Ya, Host program acara Jejak si Gundul Trans 7 tersebut menjumpai salah satu ular berbisa endemik di wilayah Asia Tenggara yang kerap disebut dengan Bandotan pohon atau Bandotan kayu.

Baru-baru ini Heru Gundul melakukan penjelajahan di hutan. Momen tersebut ditayangkan melalui kanal YouTube pribadinya yang bernama HERU GUNDUL, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Foto Arya Saloka Jadi Jawaban Soal Nasib Amanda Manopo di Ikatan Cinta Season 2, Al Andin Bertahan

"Ular puniceus ini atau Bandotan pohon itu variannya banyak banget ya. Biasanya di daerah dataran tinggi, lereng Gunung Merapi, lereng Gunung Slamet, pokoknya lereng-lereng gunung dan daerah pegunungan, " kata Heru Gundul dikutip Tribun Kalteng dari Banjarmasinpost.co.id , YouTube HERU GUNDUL, Kamis (16/12/2021).

Tergolong ular yang berbisa tinggi maka keberadaan ular Bandotan pohon ini perlu diwaspadai masyarakat.

Ular tersebut memiliki taring panjang dan dapat menggigit dengan sangat cepat, serta juga dapat sulit dilihat jika tersamar di sekitar vegetasi.

"Ular ini termasuk ular viper dan memiliki taring sangat panjang tapi dia punya keistimewaan, taringnya ini bisa dilipat. Jadi kalau tidak terpakai, dilipat di rahangnya sehingga bisa menutup mulutnya secara normal, " jelas sahabat Panji Petualang itu.

Bisa ular ini terutama terdiri dari haemotoksin, gigitan dari ular ini menyebabkan langsung rasa sakit seperti kebakar dan pembengkakan besar pada daerah gigitan. Hanya sedikit gigitan telah terjadi dan tidak pernah terjadi kematian.

Warna tubuh ular ini dapat beragam, dapat berwarna abu-abu, coklat atau kemerahan dengan pola bulat-bulat atau garis-garis melintang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved