Berita Palangkaraya

Polda Kalteng Dirikan 42 Posko Pengecekan dan Pengamanan Perbatasan Antar Daerah Jelang Nataru

Jelang Nataru Polda Kalteng mendirikan 42 pokso pada titik prioritas untuk pengecekan dan pengamanan antar daerah

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
HUmas Polda Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto berfoto bersama jajaran di Lapangan depan Polda Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Kalimantan Tengah mendirikan 42 posko pada titik prioritas.

Posko didirikan menjadi rutinitas pelaksanaan pada setiap operasi pengamanan.

Terutama pengamanan Natal 25 Desember 2021 dan Tahun Baru 1 Januari 2022.

Pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan belum adanya kepastian larangan mudik.

Baca juga: Agustiar Sabran Kembali Terpilih Menjadi Ketua DAD Kalimantan Tengah Periode 2021-2026

Pengamanan jelang Nataru, guna mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus positif dan keamanan.

Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Eko Saputro, membenarkan didirikannya posko jelang Nataru.

“Untuk jumlah 19 posko pengamanan, 9 posko terpadu, dan 14 posko pelayanan. Total ada 42 pos di seluruh Kalimantan Tengah,” jelasnya, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Tahun 2021 BKSDA Kalimantan Tengah Sudah Tiga Kali Melakukan Pelepasliaran Orangutan

Titik pantauan dan pengamanan akan difokuskan pada daerah yang berbatasan antar kabupaten, kota, dan antar Provinsi. Walaupun kasus Covid-19 melandai.

“Nanti juga akan ditambahkan check point pada daerah ramai dan menjadi tempat konsentrasi masyarakat,” beber Kombes Pol Eko Saputro.

Didirikannya pos pengamanan dan pengecekan masih bersifat tentatif.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Walhi Sebut Kalimantan Tengah Berada di Ambang Titik Krisis Ekologis

Hal ini dikarenakan harus menyesuaikan kondisi dan situasi di lapangan saat Nataru.

Dirinyapun mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Melandainya kasus Covid-19 di Kalteng, masyarakat harus tetap menerapkan Prokes 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Serta 5M, mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tutup Kombes Pol Eko Saputro. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved