Palangkaraya
Pengendara Lewat Trans Kalimantan Arah Palangkaraya-Buntok Was-was Box Culvert Retak
Pengendara yang melewati jalan penghubung arah Palangkaraya-Buntok was-was saat melewati Box Culvert Pahandut Seberang Kota Palangkaraya.
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pengendara yang melewati jalan penghubung arah Palangkaraya- Buntok was-was saat melewati Box Culvert Pahandut Seberang Palangkaraya .
Ini karena kondisi gorong-gorong jalan penghubung tersebut retak akibat dihantam arus Sungai Kahayan saat meluber ke jalan.
Terdapat cekungan di Jalan Trans Kalimantan Kota Palangkaraya-Kabupaten Buntok.
Masih berada di kawasan Pahandut Seberang, cekungan pada jalan dapat membahayakan para pengendara.
Meski sudah di tambal dengan aspal sebagai antisipasi, namun belum sepenuhnya jalan diperbaiki total.
Burhan Amirudin pengendara roda dua dan pengguna jalan, memberikan keterangan pada TribunKalteng.com, Minggu (12/12/2021).
Baca juga: Relewan-BRP Bagikan Makanan Setiap Hari Bagi Masyarakat Palangkaraya Membutuhkan
Baca juga: Pemko Apresiasi Rel-BRP Kota Palangkaraya Turut Manyalurkan Santunan Untuk Anak Yatim
Baca juga: Program Shrimp Estate Diharapkan Mampu Tingkatkan Perekonomiam Warga Sukamara Kalteng
“Cekungan cukup dalam, buat mobil saja bahaya apalagi motor. Terlebih saya sehari-hari menggunakan jalan tersebut, meski sudah di aspal (tambal) tetap saja berbahaya jika bagian gorong-gorongnya yang rusak,” jelasnya.
Cekungan yang berada pada jalan hanya berupa tambalan kasar. Pengguna jalan harus waspada ketika melintas tambalan tersebut.
Jalan Trans Kalimantan Palangkaraya-Buntok terdapat retakan pada aspalnya.
“Masih ada retakan pada aspal jalan, takutnya terjadi seperti di Jalan Trans Kalimantan Kasongan-Kereng Pangi yang putus,” ungkap Burhan Amirudin.
Jika gorong-gorong tersebut ambruk, sangat mustahil untuk dilewati para pengendara.
Badan Meteorologi, Klomatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Tengah, memprediksi akan terjadi curah hujan tinggi terjadi pada bulan Januari-Februari.
Hal ini akan berdampak buruk jika naiknya air mengikis bagian bawah gorong-gorong di Jalan Trans Kalimantan Palangkaraya-\Buntok.
“Saya berharap penanganan total dari pemerintah, sehingga jalan tidak menunggu sampai terputus,” tutup Burhan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/rebekkw.jpg)