Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Posko Pengungsian Pasar Kahayan Overload, Pemko Buka Posko Baru

Banjir Palangkaraya, posko pengungsian di kawasan Pasar Kahayan overload akibat banjir di Mendawai. ada dua tenda untuk 400 lebih jiwa di dua posko

Editor: Sri Mariati
Sri/Tribunkalteng.com
Banjir Palangkaraya, situasi posko pengungsian di Pasar Kahayan akibat rumah warga Mendawai yang terendam banjir, Selasa (16/11/2021) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Banjir Palangkaraya, posko pengungsian yang berada di kawasan Pasar Kahayan, akibat banjir yang merendam permukiman Jalan Mendawai overload.

Berdasarkan pantauan Tribunkalteng.com di lokasi pengungsian Banjir Palangkaraya, Selasa (16/11/2021) malam.

Ratusan warga terpaksa berdesak-desakan berada di dua tenda besar pengungsian Banjir Palangkaraya di sana.

Pengungsi dari kawasan Mendawai bawah didominasi anak-anak, ibu dan juga lansia. Tanpa ada jarak ataupun penerapan protokol kesehatannya.

Informasi dari petugas posko di Pasar Kahayan itu, dari dua tenda Posko Pengungsian yang ditempati, ada sekitar 400 lebih pengungsi.

“Kalau di tenda ini ada 400 lebih pengungsinya sekarang di dua tenda ini,” ucapnya.

Sementara untuk pengungsi kawasan Mendawai sampai Selasa (16/11/2021) ada sekitar 660 orang.

Yang dibagi dua tempat, selain dua kawasan Pasar Mendawai dan satu di Masjid seberang Pasar Kahayan Maimunah.

Terpisah menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin mengatakan, memang sampai saat ini jumlah pengungsi terus bertambah.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Hasil Pertanian di Kalampangan Gagal Panen, Tanaman Terendam Air

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Ini Titik Lokasi Posko Pengungsian Korban Terdampak Banjir di Kota Cantik

Baca juga: Banjir Palangkaraya, PDAM Sediakan Air Bersih untuk Keperluan Warga Terdampak

Dan kondisi Posko Pengungsian masih sangat darurat dan seadanya, termasuk posko di Pasar Kahayan.

“Kami bersama forkominda dan gubernur Kalteng untuk memaksimalkan penanganan banjir ini. Termasuk mencari tempat-tempat yang layak untuk Posko Pengungsian,” jelasnya kepada Tribunkalteng.com, Rabu (17/11/2021).

Menurut Fairid Naparin, focus mereka dua hal dalam penanganan banjir palangkaraya ini, yakni evakuasi warga yang terdampak banjir, dan kecukupan logistik aman.

“Jangan sampai masyarakat kita yang terdampak banjir ini tidak mendapatkan bantuan dari pemerinta, terutama logistik kebutuhan bahan makanan,” tegasnya (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved