Breaking News:

Berita Internasional

Bersenjata Pisau, 'Joker' Mengamuk di Dalam Kereta Bawah Tanah, 17 Orang Luka, 1 Kakek Kritis

Pria berkostum Joker itu secara membabi buta menusuki penumpang kereta bawah tanah, sehingga 17 orang terluka dan satu kritis

Editor: Dwi Sudarlan
Twitter @siz33 @Brave_spirit81
Screenshot Twitter penyerangan di kereta bawah tanah di Tokyo, Jepang. Seorang pria berkostum Joker ditangkap setelah menyerang penumpang kereta bawah tepat pada malam Halloween. 

"Dia memegang pisau dan mulai melemparkan cairan," katanya.

"Dia melakukan tindakan ini tanpa menunjukkan emosi apa pun, hanya secara mekanis. Saya pikir itu membuat semua orang takut," lanjut dia.

Kyodo News mengatakan 15 orang terluka dalam serangan itu.

Sementara NHK melaporkan 17 orang terluka dengan seorang pria berusia 60-an dalam kondisi serius.

Puluhan petugas pemadam kebakaran dan polisi terlihat bekerja di luar stasiun.

Penyerangan di Kereta di Jepang

Masih mengutip The Guardian, kejahatan kekerasan terbilang jarang terjadi di Jepang.

Tetapi pada bulan Agustus lalu, sembilan orang terluka, salah satunya serius, dalam penusukan di kereta komuter di Tokyo.

Tersangka melarikan diri dari tempat kejadian dan kemudian menyerahkan diri.

Dalam serangan terpisah pada bulan Agustus, dua orang menderita luka bakar dalam serangan asam di stasiun kereta bawah tanah Tokyo.

Jepang memiliki undang-undang senjata yang ketat, tetapi terkadang ada kejahatan kekerasan yang melibatkan senjata lain.

Pada 2019, seorang pria membunuh dua orang, termasuk seorang siswi.

Ia juga melukai lebih dari selusin orang dalam amukan yang menargetkan anak-anak saat mereka menunggu bus.

Pada 2018, seorang pria ditangkap di Jepang tengah setelah menikam satu orang hingga tewas dan melukai dua lainnya di kereta cepat. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pria Berkostum Joker di Tokyo Serang Penumpang Kereta Bawah Tanah dengan Pisau, 17 Orang Terluka

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved