Berita Kalsel

Terlibat Cekcok Akibat Pengaruh Miras Warga Gambut Kalsel Ditusuk hingga Tewas

Abdul Sani (35) tewas terbunuh di depan SPBU Jalan Jurusan Pelaihari Simpang Empat LIK, Landasan Ulin Selatan terlibat cekcok, kamis (28/10/2021)

Tayang:
Editor: Sri Mariati
Humas Polres Banjarbaru untuk BPost
Inafis Polres Banjarbaru, Bripka Aulia Rahman, SH melakukan Identifikasi terhadap almarhum Sani yang tewas dalam perkelahian di depan SPBU Simpang Empat LIK, Banjarbaru, Kalsel. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU – Warga Jalan Pahlawan, RT 01, Malintang, Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Abdul Sani (35) tewas terbunuh.

Jasadnya terbujur kaku di depan SPBU Jalan Jurusan Pelaihari Simpang Empat LIK, Landasan Ulin Selatan, Liang Anggang, Banjarbaru, setelah terlibat cekcok, Kamis (28/10/2021) malam.

Menurut Kapolsek Banjarbaru Barat AKP Yuda Kumoro Pardede melalui Kasi Humas Polsek Banjarbaru Barat, Aiptu Kardi Gunadi.

Pertikaian itu Sani dan MH alias Ulim (31) warga Jalan Jurusan Pelaihari, RT 05, Landasan Ulin Selatan, Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan terlibat perselisihan hingga adu jotos, diduga pengaruh minuman keras (miras).

"Keduanya sempat dilerai oleh para saksi Rachmat, Aidi dan Mursidi. Kemudian Almarhum Sani pergi menuju ke rumahnya yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara untuk mengambil senjata tajam jenis pisau," papar Kardi Gunadi, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: Warga Cempaka Terancam Lima Tahun Penjara Curi Sepeda Motor di Banjarbaru

Baca juga: Fuso Jalan Mundur Tabrak Mobil dan Sepeda Motor di Sungai Ulin Banjarbaru, Tak Kuat Menanjak

Setelah itu almarhum Sani kembali mendatangi Ulim dan melakukan penusukan di bagian pinggul sebelah kiri.

Mendapatkan satu tusukan, Ulim yang juga membawa senjata tajam di dalam tasnya turut membalas Sani dengan dua kali tusukan yang mengenai dada sebelah kiri dan perut.

Sani jatuh tergeletak hingga tewas di lokasi tempat kejadian perkara.

"Sedangkan untuk Ulim dilarikan ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru," katanya.

Ditambahkan Inafis Polres Banjarbaru, Bripka Aulia Rahman, berdasarkan hasil visum luka tusuk di bagian dada tembus jantung yang kedalamannya 15 cm.

Sedangkan luka tusuk di bagian perut dekat ulu hati kedalamannya 11 cm, dan luka sobek sekitar 3 hingga 4 cm di ibu jari tangan kanan.

Baca juga: Ponpes Al Falah Banjarbaru Terbakar, 12 Kelas dan 16 Ruang Asrama Hancur Jadi Arang

Baca juga: Lihan Meninggal Dalam Status Napi di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Sisa Masa Tahanan 1 Tahun 1 Bulan

Masih di lokasi tersebut, petugas turut menemukan pisau beserta dua gagangnya dekat tangki pengisian bahan bakar, jimat (bebasal) berbentuk kain benang hitam dan barang bukti lainnya.

Berdasarkan pemeriksaan CCTV yang dilakukan petugas diketahui peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 19.26 hingga 19.28 WITA.

"Dari hasil olah TKP dan hasil visum dokter rumah sakit, diduga kuat korban meninggal dikarenakan kehabisan darah dan gagal organ vital akibat luka tusukan tembus ke jantung," ujarnya.

Sementara rekan duel almarhum, Ulim masih dirawat di rumah sakit.

Atas peristiwa ini tersangka terancam dikenakan Pasal 338 KUHP atau Pasal 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman 15 tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Pembunuhan di Kalsel, Sani, Warga Gambut Tewas Ditusuk Diduga karena Cekcok akibat Pengaruh Miras.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved