Breaking News:

Berita Kaltim

Seorang Wanita Tewas Bersimbah Darah di Hotel di Samarinda, Diduga Dibunuh

Seorang wanita ditemukan di hotel di kawasan Pasar Pagi, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota diduga dibunuh, Sabtu (16/10/2021) pagi

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTIM CO/ RITA LAVENIA
Petugas evakuasi mayat wanita muda ditemukan tak bernyawa di salah satu hotel kawasan Pasar Pagi, Sabtu (16/10/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA – Seorang wanita ditemukan di hotel di kawasan Pasar Pagi, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, dalam keadaan tak bernyawa, Sabtu (16/10/2021) pagi.

Saat wanita itu ditemukan dengan tubuh yang bersimbah darah menggunakan kaos putih celana pendek warna cream di kamar 508 hotel tersebut.

Wanita yang belum diketahui identitasnya ini diduga menjadi korban pembunuhan.

Menurut keterangan salah seorang supervisor hotel yang enggan namanya dipublikasikan, korban pertama ditemukan pada pukul 06.30 WITA.

Baca juga: Terekam Kamera CCTV Pencuri di Samarinda Gasak Tas Korban di Jalan Mulawarman

Baca juga: Polres Samarinda OTT Pungli Pengurusan PTSL oleh Lurah Sungai Tapih, Sita Uang Rp678 Juta

Penemuan itupun diketahui saat dua rekan korban berjenis kelamin pria memintanya membuka kamar yang ditempati korban.

"Pas buka sudah tergeletak gitu aja di samping tempat tidur. Kasurnya sudah penuh darah juga," terangnya kepada media.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul BREAKING NEWS Diduga Dibunuh, Seorang Wanita Muda Tewas di Salah Satu Hotel di Samarinda.

Mendengar kabar tersebut, Unit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda bersama Relawan Inafis langsung terjun ke lokasi untuk mengevakuasi korban.

Saat jenazah diturunkan, dari pantauan Tribun News Network ada beberapa barang bukti yang turut diamankan dari kamar tempat korban menginap.

Baca juga: Residivis Kambuhan di Samarinda Kembali Beraksi, Alasannya Tak Punya Biaya Hidup

Seperti 1 botol anggur kosong, beberapa alat kontrasepsi, surat keterangan vaksinasi korban dan berbagai jenis cemilan.

"Hasil dari olah TKP awal di tubuh korban ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Saat ini korban langsung kita larikan ke rumah sakit (AW Syahranie) menggunakan ambulance PMI dan akan dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut," terang Kanit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda, Ipda Yitno Hadi Kusumo. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved