Berita Palangkaraya
Guru Besar IAIN Palangkaraya Bertambah, Akhmad Dakhoir Jadi Profesor di Usia 39 Tahun
IAIN Palangkaraya Kalimantan Tengah meningkatkan kualitas SDM tenaga pengajarnya dengan dikukuhkannya Akhmad Dakhoir sebagai Profesor ke tiga.
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya Kalimantan Tengah terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajarnya
Salah satunya mencetak profesor muda untuk peningkatan jumlah guru besar di kampus tersebut. Akhmad Dakhoir adalah Profesor ke tiga yang ada di IAIN Palangkaraya.
Dosen Muda IAIN Palangkaraya, Ahmad Dakhoir resmi memperoleh gelar Guru Besar (Professor) Bidang Ilmu Hukum Perdata Islam terhitung mulai 1 September 2021.
Ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor: 66073/MPK.A/KP.05.01/2021 tanggal 28 September 2021.
Baca juga: Pengurus MUI Kalteng juga Rektor IAIN Palangkaraya Ini Imbau Warga Kalteng Ikuti Vaksinasi Covid-19
Baca juga: NEWS VIDEO, Wali Kota Palangkaraya Resmikan TPS 3R Merdeka, Upaya Atasi Sampah di Kota Cantik
Baca juga: Musim Hujan, Masyarakat Palangkaraya Diminta Waspada Penyakit Deman Berdarah
Satu tambahan guru besar diharapkan bisa membawa suasana baru bidang akademik di IAIN Palangkaraya.
Profesor Ahmad Dakhoir sehari-harinya sebagai tenaga pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palangkaraya.
Dia kelahiran Desa Terusan Tengah Kabupaten Kapuas meraih jabatan tertinggi akademik tersebut di usia 39 tahun.
Salah seorang Dosen di IAIN Pakangkaraya, Sapuadi, Selasa (12/10/2021) mengatakan Prof Dakhoir memang salah seorang dosen yang kualitas keilmuannya diakui sesuai dengan ilmu yang tekuni.
“Saya banyak belajar dari beliau tentang banyak hal jadi sangat pantas beliau mendapat jabatan tertinggi yang menjadi cita-cita semua dosen," tegasnya.
Sapuadi berharap kedepan IAIN Palangkaraya berkembang lebih baik lagi dengan hadirnya guru besar di perguruan tinggi diharapkan dapat mendorong pengembangan kualitas kampus.
Sapuadi yakin Prof Dakhoir punya ide, gagasan cemerlang dan energi yang kuat untuk kemajuan IAIN Palangkaraya.
"Beliau masih muda sudah jadi guru besar energik tentu bisa berbuat banyak untuk pengembangan lembaga yang lebih baik," terang Sapuadi.
Prof Dakhoir merupakan dosen yang banyak sekali koneksi kerja tidak sebatas lokal di Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Tentu ini sangat menguntungkan buat lembaga." Secara pribadi saya sedikit mengenalnya, beliau siap jika diminta bantuan apalagi untuk kepentingan orang banyak pasti akan dibantu," tambahnya.
IAIN Palangkaraya, berupaya terus maju dan berkembang lebih maju dari segi sumber daya maupun sektor lainnya.