Breaking News:

Berita Palangkaraya

Korban Kecelakaan Bus Yessoe vs Truk di Jalan Tjilik Riwut Membaik saat Dirawat RS Doris Sylvanus

Kondisi pasien kecelakaan bus vs dumptruck di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya yang di rawat di rumah RS Doris Sylvanus Palangkaraya mulai mambaik

Penulis: Yonathan | Editor: Fathurahman
Pangkan B / tribunkalteng.com
Kondisi bus Yessoe yang bagian samping bodynya ringsek setelah bertabrakan dengan dumptruk di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Kondisi  H Tasiman seorang pasien korban tabrakan antara Bus Yessoe  dengan Dumptruck di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya Kalimantan Tengah mulai membaik, Senin (4/10/2021).

Kecelakaan Bus Yessoe vs Dumptruck terjadi di kilometer 22 Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya, Sabtu (2/10/2021) menewaskan 2 orang.

Aada sebanyak lima orang korban luka  yang dirawat di RS Doris Sylvanus Palangkaraya.

Namun 4 orang korban luka sudah diperbolehkan pulang. Hanya satu orang yang masih dirawat di ICU yaitu H Tusiman (55).

Baca juga: Polresta Palangkaraya Gelar Olah TKP Laka Lantas Truk vs Bus Yessoe di Jalan Trans Kalimantan

Baca juga: NEWS VIDEO, Laka lantas Palangkaraya Truk vs Bus Yessoe, Dua Tewas di Jalan Trans Kalimantan

Baca juga: NEWS VIDEO, Satu Rumah di Perum Tangkalasa Permai Jalan Mahir Mahar Palangkaraya Terbakar

Wartawan Tribunkalteng.com saat mengunjungi ke RS Doris Sylvanus sempat berbincang dengan anak korban bernama Tri saat di ruang istirahat sekitar ICU.

Dia mengatakan kondisi ayahnya membaik dan sudah sadarkan diri setelah sebelumnya sempat pinksan.

Korban penumpang Bus Yessoe tersebut sudah bisa diajak komunikasi tetapi masih dalam pemantauan dari dokter dan perlu istirahat total.

Sementara , pihak Bus Yessoe tetap memberikan bantuan yang diperlukan pasien.

"Seluruh biaya pengobatan ditanggung Jasa Raharja," ujarnya kepada Tribunkalteng.com

Sementara itu,  informasi dari Polresta Palangkaraya menyebutkan  pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kecelakaan tersebut.

Kasatlantas Polresta Palangkaraya AKP Rikky Operiady melalui Kanit Laka Ipda Eko Hermawan mengatakan kasus terseburt masih  didalami.

"Kami masih proses lidik, karena masih perlu keterangan saksi,"ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved