Doa dan Amalan

Mengapa Bacaan Adzannya Berbeda? Inilah Keutamaan dan Pahala Sholat Subuh Berjemaah

Mengapa bacaan adzannya berbeda? Inilah keutamaan dan pahala Sholat Subuh

Editor: Dwi Sudarlan
The Guardian
Ilustrasi Sholat Subuh 

TRIBUNKALTENG.COM - Mengapa adzannya berbeda? Inilah keutamaan dan pahala Sholat Subuh berjemaah

Berbeda dengan sholat wajib lainnya, adzan Sholat Subuh memiliki perbedaan.

Ada kalimat asholatu khairum minannaum, dalam bacaan adzan Sholat Subuh, begini penjelasannya.

Meski berbeda dengan adzan-adzan lainnya, bacaan asholatu khairum minannaum tentu sudah sangat populer bagi sobat muslim.

Tetapi apa arti dan makna asholatu khairum minannaum? Simak penjelasannya berikut

Baca juga: Lirik Sholawat Tarhim sang Penggetar Hati Jelang Adzan Sholat Subuh, Diciptakan di Kairo

Baca juga: Doa Setelah Sholat Sunnah 360 Sedekah dan Pembuka Pintu Rezeki, Simak Niat Sholat Dhuha

Baca juga: Masuk Masjid Langsung Sholat Tahiyatul Masjid, Jangan Duduk, Keutamaannya Sebaik-baik Amalan

Secara bahasa arti asholatu khairum minannaum adalah sholat itu lebih baik daripada tidur.

Kalimat ini hanya ada pada saat adzan Sholat Subuh.

Subuh hari memang identik dengan aktifitas istirahat yaitu tidur.

Waktu Sholat Subuh sendiri yang utama adalah dari terbitnya fajar kedua (fajar shadiq) sampai berakhirnya gelap malam.

Hal ini dikarenakan Nabi Muhammad SAW biasa mengerjakannya pada waktu gelap malam masih pekat.

Sedangkan batas waktu diperbolehkannya Sholat Subuh berakhir sampai terbit matahari, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Dan waktu shalat shubuh dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari". (HR. Muslim)

Keutamaan Sholat Subuh

Sholat Subuh adalah salah satu ibadah wajib bagi umat Islam.

Pahala bagi orang yang melaksanakan Sholat Subuh, dijanjikan oleh Allah SWT setara dengan pahala haji dan umrah.

Berikut penjelasan mendiang Syekh Ali Jaber tentang pahala atau keutamaan Sholat Subuh terutama dijalankan secara berjemaah di masjid. 

Sholat Subuh termasuk ibadah wajib yang memiliki banyak keutamaan.

Apalagi jika mengerjakan Sholat Subuh tepat waktu akan dilimpahi banyak keberkahan.

Kendati hanya dikerjakan dua rakaat, Sholat Subuh menyimpan pahala menakjubkan yang jarang disadari.

Tak hanya itu saja, bahkan setelah menunaikan Sholat Subuh, kita dianjurkan untuk tidak beranjak terlebih dahulu.

Hal ini lantaran ada amalan yang nilainya setara dengan naik haji, amalan apakah itu?

Berikut ini penjelasan Syekh Ali Jaber Rahimahullah mengenai amalan yang dilakukan setelah Sholat Subuh yang dibagikan melalui kanal YouTube Java Siar.

Sebenarnya amalan apa yang dilakukan setelah Sholat Subuh agar mendapat pahala setara haji dan umroh?

"Bagi siapa yang Sholat Subuh, kemudian dia duduk di tempatnya, tidak bergerak dari masjid atau mushala, kemudian dia berdzikir kepada Allah, ada kesibukkan dzikir, istighfar, doa, munajat, sampai menunggu terbitnya matahari," tutur Syekh Ali Jaber.

"Habis terbit matahari kurang lebih 12 menit atau 15 menit, dia melaksanakan salat sunnah isyraq atau sunnah dhuha, kata Rasul Sholallahu 'alaihi wa sallam kalau dia melaksanakan hal itu dia mendapatkan pahala haji, umroh sempurna," tambahnya.

Sehingga, dalam hal ini Syekh Ali Jaber menuturkan jika dasar yang paling utama harus dipahami sebagai umat muslim yakni keyakinan.

Yakni tauhid kita kepada Allah Subhanahuwata'ala.

Dan segala ibadah Allah Subhanahuwata'ala memerintahkan ujung dan inti daripada ibadah untuk mengagungkan dan membesarkan Allah Subhanahuwata'ala.

Yakni dengan cara berdzikir, bahkan keutamaan memuji nama Allah dalam dzikir lebih besar dibandingkan sholat.

"Dzikrullah, ulama menyatakan dzikir yang dimaksud dzikir itu lebih besar daripada sholat itu sendiri," jelasnya.

"Dan kalau kita memperhatikan seluruh amalan ibadah di dalam Islam, selalu Allah Subhanahuwata'ala masih mengingatkan dan memerintahkan untuk selalu ingat kepada Allah Subhanahuwata'ala," lanjutnya.

Hal ini sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Jumu'ah ayat 9,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

"Kalau sudah sebelum sholat kita tinggalkan urusan dunia, kata Allah Subhanahuwata'ala sudah selesai, sudah tunaikan sholatnya, bergeraklah di muka bumi," ujar Syekh Ali Jaber.

"Tapi walaupun anda kembali lagi urusan dunia dan kesibukan dunia, jangan lupa bersyukur agar kamu beruntung di dunia dan akhirat," tukasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Arti Asholatu khairum minannaum Lafadz dalam Adzan Sholat Subuh yang Berbeda, Ini Penjelasannya, .

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved