Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kebakaran di Palangkaraya, Dinas Sosial Data Penerima Bantuan Korban Amukan Api di Tumbang Rungan

Kebakaran di Palangkaraya, Dinas Sosial data penerima bantuan korban amukan api di Tumbang Rungan

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Petugas melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Tumbang Rungan Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebakaran di Palangkaraya, Dinas Sosial data penerima bantuan korban kebakaran Tumbang Rungan.

Ada sebanyak 35 kepala keluarga dengan 135 jiwa yang rumahnya terbakar di Kelurahan Tumbang Rungan Kecamatan Pahandut Palangkaraya Kalteng.

Sejumlah korban yang rumahnya terbakar memilih menumpang di rumah kerabat meskipun pihak kecamatan sudah mrnyiapkan tenda atau tempat penampungan.

"Rumah saya juga terbakar. Saat kejadian saya sedang tidak berada di rumah. Anak saya yang mengabarkan kebakaran, pas saya pulang rumah sudah hangus. Kami sementara tinggal di rumah saudara yang ada di sini juga," ujar Junaidi salah satu korban kebakaran, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Video Kebakaran di Palangkaraya, Pria Penyebab Amukan Api di Tumbang Rungan Siap Terima Hukuman

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Penyebab Terbakarnya 38 Bangunan di Tumbang Rungan Sempat Pesta Miras.

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Gegara Cekcok Suami Istri, 38 Bangunan di Tumbang Rungan Dilalap Api

Dia berharap pihak kepolisian bisa menegakkan hukum setimpal kepada Abdullah yang menyebabkan rumah warga di kampung mereka terbakar.

"Kami tidak akan terima dia kembali membangun rumah di sini, jika hukuman yang diberikan tidak sebanding dengan kerugian yang kami terima," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gara-gara Abdullah yang membakar kasur setelah cekcok dengan sang istri, rumahnya dan 38 bangunan lain terbakar.

Camat Pahandut Berlianto, mengatakan, saat ini Dinas Sosial masih mendata warga yang jadi korban kebakaran untuk diberikan bantuan.

"Korban kebakaran akan diberikan bantuan, namun saya belum tahu nominalnya," ujarnya.

Dikatakan, pihaknya sudah membangun tempat penyaluran bantuan juga posko penampungan korban kebakaran, namun warga memilih tinggal di tempat keluarganya.

"Warga di sini adalah keluarga besar, saat rumah terbakar mereka ditampung oleh keluarganya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved