Olimpiade Tokyo 2020
Peraih Emas Diduga Doping, Medali Perunggu Windy Cantika Aisah Berpeluang Jadi Perak
Medali perunggu Windy Cantika Aisah di Olimpiade Tokyo 2020 berpeluang menjadi perak karena peraih emas diduga mengggunakan doping
TRIBUNKALTENG.COM, TOKYO - Medali perunggu Windy Cantika Aisah di Olimpiade Tokyo 2020 berpeluang menjadi perak karena peraih emas diduga mengggunakan doping.
Windy Cantika Aisah adalah peraih medali pertama bagi kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.
Bertanding di cabang olahraga angkat besi kelas 49 kilogram wanita, Windy Cantika Aisah meraih medali perunggu.
Sementara emas diraih lifter Cina Hou Zhihou.
Namun, belakangan Hou Zhihou diminta panitia Olimpiade Tokyo 2020 untuk menjalani tes doping.
Baca juga: Olimpiade 2020, Profil Windy Cantika Aisah Peraih Medali Pertama Indonesia Sempat Down dari Pelatnas
Baca juga: Klasemen Olimpiade 2020, Tambahan Medali Perak dari Eko Yuli Irawan Dorong Indonesia ke Peringkat 17
Bila terbukti mengggunakan doping, Hou Zhihou terkena diskualifikasi dan otomatis harus melepas medai emasnya.
Dampaknya, Windy Cantika Asiah pun akan naik ke posisi kedua atau meraih medali perak.
"Dia (Hou Zhihou) diminta untuk tetap di Tokyo dan tes segera dilakukan," bunyi pernyataan penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 t sebagaimana dikutip dari laman Zenger News.
Jika Hou Zhihou gagal lolos tes tersebut, dua lifter yang berada di bawahnya, yaitu Mirabai Chanu dari India dan Windy Cantika Aisah akan mendapat durian runtuh.
Rinciannya, menurut peraturan di Olimpiade, peraih medali perak berhak mendapat medali emas jika pemenang sebelumnya gagal lolos tes doping.
Mirabai Chanu berpotensi mendapat medali emas.
Sedangkan Windy Cantika akan naik ke posisi kedua dan mengamankan medali perak.
Windy Cantika Aisah sukses mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia di kelas 49 kilogram.
Pada angkatan clean & jerk, Windy Cantika Aisah mampu mengangkat beban seberat 103, 108, dan 110 kilogram.
Sedangkan atlet angkat besi China dan India masing masing mengangkat beban terbaik seberat 116 dan 115 kilogram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/windy-cantika-aisah.jpg)