Breaking News:

Berita Internasional

Malaysia Perpanjang Lockdown Total Hingga 28 Juni 2021, Kasus Covid-19 Masih di Atas 5.000

Kasus covid-19 di Malaysia masih meroket. Pemerintah Malaysia pun memperpanjang lockdown total selama dua minggu, mulai 15 Juni hingga 18 Juni.

Editor: Anjar
Google image
"Obat ajaib" ivermectin dilarang WHO untuk pasien covid-19 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALA LUMPUR – Kasus covid-19 di Malaysia masih meroket. Pemerintah Malaysia pun memperpanjang lockdown total selama dua minggu, mulai 15 Juni hingga 18 Juni.

Menteri Senior Pertahanan Ismail Sabri Yaakob mengumumkan Jumat (11/6) bahwa keputusan untuk memperpanjang lockdown total, yang dikenal sebagai Perintah Pengendalian Gerakan (MCO 3.0), dibuat karena jumlah kasus harian masih melebihi 5.000.

“Daftar positif/negatif (kegiatan yang diizinkan dan dilarang) dan prosedur operasi standar (SOP) untuk setiap kegiatan manufaktur, bisnis, dan industri tetap seperti yang diumumkan sebelumnya,” katanya usai menghadiri rapat Dewan Keamanan Nasional.

Baca juga: 5.908 ASN dan PPPK Kapuas Terima Gaji Ke-13, Termasuk Bupati Kapuas dan Anggota Dewan

Baca juga: Doa Mohon Kesehatan yang Diamalkan dan Dianjurkan Rasulullah SAW, Sepanjang Hidup Hanya 2 Kali Sakit

Pada bulan Mei, MCO nasional diberlakukan kembali di Malaysia di tengah gelombang ketiga kasus Covid-19.

Dikenal sebagai MCO 3.0, semua sektor ekonomi diizinkan untuk beroperasi selama periode tersebut tetapi perjalanan lintas distrik dan antar negara bagian serta kegiatan sosial, olahraga dan pendidikan dilarang.

Pembatasan yang lebih ketat pada sektor ekonomi dan sosial kemudian diumumkan pada 21 Mei karena kasus masyarakat terus meningkat. Munculnya varian baru juga telah menunda upaya untuk meratakan kurva infeksi, kata Kantor Perdana Menteri.

Pada 28 Mei, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa negara itu akan melakukan lockdown total selama 14 hari mulai 1 Juni, dengan hanya sektor ekonomi dan jasa penting yang diizinkan untuk melanjutkan operasi mereka.

Jumlah kasus menembus angka 9.000 pada 29 Mei, sebelum tindakan lockdown menurunkan infeksi harian secara bertahap. Pada hari Jumat, total 6.846 kasus dilaporkan.

Jika fase pertama dari penguncian total dapat mengurangi jumlah kasus harian, maka negara itu akan melonggarkan ke fase kedua empat minggu, di mana lebih banyak sektor ekonomi akan diizinkan untuk dibuka kembali.

Tahap 3 akan mirip dengan perintah pengendalian gerakan (MCO) yang telah diberlakukan di negara itu, di mana hampir semua sektor ekonomi diizinkan beroperasi dengan SOP yang ketat.

Perkembangan dari satu fase ke fase lainnya akan tunduk pada penilaian risiko Kementerian Kesehatan. Hingga Jumat, penghitungan Covid-19 nasional Malaysia mencapai 646.411. (Tribunnews.com/CNA/Hasanah Samhudi)

Baca juga: Di Podcast Gofar Hilman, Maria Vania Ngaku Pernah Diajak Main Bertiga Artis Idola dan Istri

Baca juga: Video Pembunuhan di Kotim: Suami 11 Kali Tusuk Istri Hingga Tewas Lalu Mayat Dibuang di Parit

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid Masih Melebihi 5.000, Malaysia Perpanjang Lockdown Total Sampai 28 Juni,

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved