Berita Kriminal

Dikira Rintihan Pengantin Baru, Jendela Didobrak Terlihat Leher Suami Istri Ini Luka dan Penuh Darah

Semula dikira suara rintihan pengantin baru, namun saat jendela didobrak terlihat leher suami istri luka dan penuh darah

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNKALTENG, BIREUEN - Semula dikira suara rintihan pengantin baru, namun saat jendela didobrak terlihat leher suami istri luka dan penuh darah.

Keduanya membujur kaku, tewas!

Apa yang terjadi dan dialami pasangan suami istri warga Desa Cot Jabet, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh itu?

Betapa kagetnya seorang Hasan (66), ayah dari perempuan yang tewas tersebut.

Pada Kamis (3/6/2021) pukul 05.00 WIB, Hasan mendengar ada suara seperti mengigau dan rintihan di kamar menantunya.

Baca juga: Penembakan di Tanbu Kalsel Terkuak, Pelaku Oknum Anggota TNI AD, Korban Marah Istri Disiram Tuak

Baca juga: Mayat Tanpa Kepala di Banjarmasin, Diawali Pamit Beli Susu Hingga Mutilasi Karena Bayaran Kencan

Baca juga: Pelajar 14 Tahun Ini Ditodong Pedang Lalu Dipaksa Berbuat Mesum dan Direkam Saat Berwisata

Semula dia mengira rintihan itu biasa saja, karena anaknya, Kartini (34) dan Abdul Karim (34) termasuk pengantin baru.

Abdul Karim, asal Meureudu, Pidie Jaya dan Kartini menikah sekira 2 minggu yang lalu.

Akan tetapi, entah kenapa rintihan itu semakin lama semakin mengecil.

Penasaran, Hasan kemudian mendekati kamar putrinya yang ada di sebelah selatan rumah mereka.

Sambil mengetuk pintu, Hasan menanyakan ada apa dan meminta anaknya untuk membuka kamar.

Akan tetapi, pasangan pengantin baru itu tak kunjung membalas suara Hasan.

Makin penasaran, Hasan pun keluar rumah dan mendobrak jendela samping.

Betapa terkejutnya Hasan ia melihat  banyak darah di leher anaknya, Kartini dan suaminya, Abdul Karim.

Keduanya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di atas ranjang kamar mereka.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved