Breaking News:

Calon Panglima TNI

Bursa Calon Panglima TNI, Siapa Lebih Kuat Jenderal Andika Perkasa atau Laksamana Yudo Margono?

Bursa calon panglima TNI pengganti Jenderal TNI Hadi Tjahjanto mulai ramai dibicarakan oleh politisi, anggota DPR dan pengamat

Kolase kompas.com
Laksamana Yudo Margono (kiri) dan Jenderal Andika Perkasa calon kuat panglima TNI menggantikan Jenderal Hadi Tjahjanto 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Bursa calon panglima TNI pengganti Jenderal TNI Hadi Tjahjanto mulai ramai dibicarakan oleh politisi, anggota DPR dan pengamat.

jenderal TNI Hadi Tjahjanto pada akhir tahun ini memasuki masa pensiun.

Saat ini muncul dua sosok yang dinilai banyak pihak bakal menjabat panglima TNi pengganti Hadi Tjahjanto.

Yakni KSAD JenderalTNI  Andika Perkasa dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

Baca juga: Setelah Kelas Orgasme, Video Pesta Seks Bule di Villa Gegerkan Warga Bali, Viral di Tiktok

Baca juga: Gegara Bakar Sate di Knalpot Mobil Mewah Lamborghini Aventador, Pria Ini Rogoh Uang Rp 1 Miliar

Baca juga: Video Gol Kadek Budi dan Evan Dimas, Timnas Indonesia Pecah Telur, Dapatkan Poin Perdana

Pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menegaskan dari sisi profesionalisme, setidaknya dua hal yang harus dipertimbangkan Presiden Jokowi untuk menentukan sosok yang akan menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto, yaitu masa aktif dan kebutuhan organisasi. 

Dari sisi masa aktif, masa aktif Jenderal Andika Perkasa lebih singkat dibandingkan Laksamana Yudo Margono.

"Andika Perkasa sekitar 1,5 tahun. Sementara Yudo Margono memiliki masa aktif 2,5 tahun. Dari sisi organisasi, masa yang singkat jelas akan mengurangi efektivitas kepemimpinan dan pengelolaan organisasi," kata Fahmi ketika dihubungi Tribunnews.com pada Kamis (3/6/2021).

Secara politik, kata Fahmi, kebutuhan presiden adalah para pembantu dengan loyalitas tanpa syarat terutama untuk memuluskan agenda-agenda politik dan pemerintahan. 

Dari hal itu, kata Fahmi, akan terlihat tidak ada perintang dalam relasi antara Presiden Jokowi dan Yudo Margono. 

Namun, kata dia, hal itu sekaligus menunjukkan bahwa Yudo Margono tidak punya penyokong yang sangat kuat untuk menggaransi dirinya. 

Halaman
1234
Editor: Dwi Sudarlan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved