Breaking News:

Virus Corona

Waspada, Virus Corona India Sudah Masuk Jakarta

Waspada, virus corona varian baru dari India ternyata sudah masuk ke Indonesia. Virus varian B.1617.2 ini sudah masuk Jakarta.

Editor: Anjar
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi virus corona (Covid-19). Waspada, Virus Corona India Sudah Masuk Jakarta 

TRIBUNKALTENG.COM - Waspada, virus corona varian baru dari India ternyata sudah masuk ke Indonesia. Virus varian B.1617.2 ini sudah masuk Jakarta.

Hal itu diungkapkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Disebutkan bahwa virus Corona varian baru yang berasal dari India, yakni varian B.1617.2, sudah masuk ke Jakarta.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, Sabtu (22/5/2021). Berikut sejumlah fakta mengenai penemuan kasus tersebut:

Baca juga: Ini Spesifikasi Samsung Galaxy A32 5G, Dijual Rp 3 Jutaan dan Sudah Bisa Dipesan

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 26 Mei 2021, Cancer Dapat Balasan dan Scorpio Terlalu Lama Sendiri

Temukan Dua Kasus

Widyastuti mengatakan, infeksi virus Corona varian India ditemukan pertama kali pada 3 April 2021 lalu. Virus ini menyerang tenaga kesehatan yang bekerja di Ibu Kota Jakarta.

Tenaga kesehatan ini sempat mengalami gejala sebelum dinyatakan sembuh dan bebas dari isolasi per tanggal 17 April 2021.

Sementara itu, infeksi kedua dialami oleh seorang warga negara asing (WNA) asal India yang sedang berada di Jakarta. Ia menjalani tes whole genome sequencing (WGS) pada 28 April dan hasilnya keluar dua hari kemudian.

WNA India tersebut kemudian menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Jakarta. Saat ini ia diketahui masih menjalani isolasi.

"Saat ini, pasien WNA masih diisolasi di salah satu RS di Jakarta dan menunggu hasil negatif PCR untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah yang dituju,” ujar Widyastuti.

Ilustrasi mutasi virus corona Brasil. Dalam suatu studi, ilmuwan menemukan varian baru virus corona Brasil lebih menular dan dapat meningkatkan risiko infeksi ulang Covid-19. Saat ini, varian virus P.1 itu telah muncul di Inggris.
Ilustrasi mutasi virus corona ((SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIA))

Sebelumnya, Kepala Seksi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan, salah satu kasus infeksi terjadi akibat transmisi lokal, bukan kasus impor dari luar negeri.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved