Breaking News:

Berita Kalteng

Bus Damri Masuk Parit di Palangkaraya Tewaskan Seorang Penumpang dan 35 Luka-luka, Diarahkan Uji KIR

Kecelakaan tunggal Bus Damri masuk parit Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Palangkaraya, Rabu (19/5/2021) pagi, menjadi perhatian Kadishub Palangkaraya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Polda Kalteng
Bus Damri mengalami kecelakaan tunggal masuk parit di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Palangkaraya tewaskan satu orang penumpangnya, Rabu (19/5/2021) pagi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA- Kecelakaan tunggal Bus Damri masuk parit Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Palangkaraya, Rabu (19/5/2021) pagi, menjadi perhatian Kadishub Palangkaraya.

Kecelakaan tunggal bus yang disopiri MN (32) warga Jalan Buncis III Palangkaraya, ini sebelumnya membawa 36 orang penumpang plus satu sopir dari Pangkalanbun menuju Palangkaraya.

Informasi beredar menyebutkan, sebelum kecelakaan sekitar pukul 07.30 WIB, cuaca hujan gerimis, Bus Damri melintas di Jalan Mahir Mahar (Lingkar Luar Kota Palangkaraya) dengan laju kecepatan Bus sekitar 60 Km/Jam. 

Namun ditengah perjalanan , mendekati Terminal tujuan Pangkalanbun- Palangkaraya sopir bus mengetahui ada jembatan mengurangi kecepatan dengan menginjak rem tapi bus tiba-tiba malah meluncur ke kiri masuk parit.

Baca juga: Setelah Puasa Ramadhan dan Puasa Syawal Dianjurkan Puasa Ayyamul Bidh Sesuai Wasiat Rasulullah SAW

Baca juga: Tempe Indomie Viral di Medsos, Bikinnya Lebih Mudah dan Cepat Cukup Mie Instan dan Ragi

Baca juga: Doa Abu Nawas atau Syair Al Itiraf untuk Memohon Ampunan Telah Melakukan Perbuatan Dosa

Sebelum berangkat sempat dilakukan pengecekan adanya kebocoran sedikit pada sistem pengereman yang dapat menyebabkan lengketnya rem, namun tiddak melaporkan kondisi tersebut kepada pihak mekanik Damri.

Menanggapi informasi tersebut, Kadis Kominfo Palangkaraya, Alman P Pakpahan, Kamis (20/5/2021) mengungkapkan, selayaknya bus damri yang mengalami kecelakaan dilakukan uji kir.

Uji KIR itu juga untuk memastikan apakah benar ada kebocoran pada sistem pengereman tersebut.

Dikatakan dia, teknisi Dishub Kota Palangkaraya bisa meneliti secara detail, terkait uji kir bus tersebut, karena dilakukan dengan sistem teknisi dan peralatan uji kir yang memadai.

"Untuk membuktikan informasi adanya kebocoran rem bisa kami bantu dengan melajukan uji kir terhadap bus yang mengalami kecelakaan tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, pihak Satlantas Polresta Palangkaraya, akan bekerja sama Dishub setempat untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang menewaskan seorang penumpang tewas dan 35 penumpang lainnya  luka-luka.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved