Breaking News:

Berita Kriminal

Balita Tewas Disiksa Ibu Kandung dan Selingkuhan, Alasan Ada Roh Jahat Mulut Disumpal Cabai

Balita tewas disiksa ibu kandung dan selingkuhan, alasan ada roh jahat mulut disumpal cabai lalu dilempar ke lantai

Editor: Dwi Sudarlan
Kompas.com
Ibu dan selingkuhan yang menyiksa anak kandung hingga tewas 

Mendengar pertanyaan dokter, RH tersulut emosi sambil mengatakan "Dokter jangan menuduh saya mencederai anak ini".

Kondisi korban semakin memburuk.

Kata Hendra, pada Minggu (25/4/2021), pukul 12.20 WIB, bayi perempuan itu akhirnya  meninggal dunia.

Hendra melanjutkan, kejadian itu mendapat perhatian dari pihak rumah sakit dan berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bengkalis.

"Setelah dicek oleh Dinas PPA Bengkalis, korban sudah meninggal dunia.

Selanjutnya, dilaporkan ke Polres Bengkalis," ujar Hendra.

Setelah ditangkap, YN mengaku pernah menampar dan mencubit tubuh anaknya.

Karena, wanita asal Sumatera Utara (Sumut) itu menganggap anaknya itu nakal.

Kemudian, selingkuhannya, RH ketika menenggak minuman beralkohol jenis Samsu, mengaku bisa melihat roh jahat yang ada di sekelilingnya.

Baca juga: TADARUS RAMADHAN 2021: Surah Abasa, Bukti Bahwa Al Quran Bukan Karangan Nabi Muhammad SAW

YN juga pernah melihat pria asal Kabupaten Bengkalis, ini menggertak hendak memukul korban menggunakan selang minyak.

"Tersangka YN juga pernah melihat RH menjambak rambuh korban lalu mengangkatnya ke atas dan dijatuhkan ke lantai sebanyak dua kali.

Alasan RH katanya ada makhluk halus dan roh jahat di tubuh korban," ungkap Hendra.

Tak sampai di situ, sambung dia, RH menyuruh YN untuk mengangkat tangan korban untuk melemparkan beras dan garam supaya roh jahat itu keluar dari tubuh korban.

Pelaku RH mengakui semua perbuatannya.

Korban diperlakukan sangat tak manusiawi.

Kepada polisi, RH mengaku menganiaya korban dengan cara diberi cabai rawit yang dimasukkan ke mulut korban karena korban sering menangis.

"Tujuan RH memasukkan cabai ke mulut korban supaya tidak menangis lagi. Apabila korban tidak diam, barulah RH menampar dan mencubit tubuh korban. Selain itu, korban juga diangkat ke atas lalu di hempaskan ke lantai batu," sebut Hendra.

Korban, kata dia, dianiaya habis habisan. Pelaku RH juga pernah memasukkan korban ke dalam keranjan main lalu ditaruh di kamar mandi.

Pelaku membiarkannya sampai korban sampai berhenti menangis. Setelah korban diam, barulah dikeluarkan dari kamar mandi.

Hendra mengatakan, tersangka YN dan RH dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Ritual Pengusiran Roh Jahat Memakan Korban, Balita Tewas Dicekoki Cabai Oleh Ibu Bersama Selingkuhan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved