Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Masih Ada 7 Juta Orang Tetap Akan Pulang Kampung Saat Idul Fitri 1442 H

Mudik Lebaran 2021 resmi dilarang pemerintah, tetapi diperkirakan ada 7 juta orang yang tetap akan pulang kampung saat Idul Fitri 1442 H

Editor: Dwi Sudarlan
Kontan
Bus yang menjadi salah angkutan mudik darat 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Mudik Lebaran 2021 resmi dilarang pemerintah, tetapi diperkirakan ada 7 juta orang yang tetap akan pulang kampung saat Idul Fitri 1442 H.

Hal itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pemerintah mengumumkan adanya pelarangan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman pada 6-17 Mei 2021 mendatang. 

Namun, berdasarkan hasil survei yang diperoleh Kemenhub, masih ada masyarakat yang tetap ingin mudik. 

Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati mengatakan masih ada jutaan orang yang tetap ingin pulang ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri meski pandemi Covid-19. 

Baca juga: Tidak Usah Nekat Mudik Meski Naik Mobil atau Sepeda Motor Pribadi, Sanksinya Berat Lho

Baca juga: 6-17 Mei Seluruh Moda Transportasi Stop Operasi untuk Mudik, Bisa Naik Pesawat dengan Syarat Ini

Baca juga: Ingat, Selain Dilarang Mudik Lebaran 2021, Cuti Bersama Idul Fitri 1442 H untuk ASN Hanya 1 Hari

Hal itu diungkapkan Adita dalam diskusi daring ‘Bahaya Covid Masih Mengintai, Sayangi Keluarga di Kampung dengan Tidak Mudik’ yang digagas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional. 

“Dari survei yang dilakukan, masih ada jutaan yang pengen mudik, meski dilarang ada 7 juta orang yang masih pengen mudik,” ucap Adita, Rabu (21/4/2021). 

Sehingga masyarakat pun perlu diberikan edukasi supaya tidak memaksakan diri pulang kampung karena berpotensi timbulnya penyebaran Covid-19. 

“Ini artinya masih ada potensi pergerakan terjadi dan dalam situasi pandemi ada konsekuensi yang harus diantispasi,” ujarnya. 

Sosialisasi yang masif terbukti efektif memberikan kesadaran masyarakat untuk menunda mudiknya demi keselamatan bersama dan itu terbukti dari hasil survei. 

“Hasil survei sebelum larangan ada 11 persen dan setelah sosialisasi turun jadi tujuh persen (warga ingin mudik). Setidaknya masyarakat terbuka pikiran dan hati untuk menahan diri,” katanya. 

Harus disadari bahwa pandemi belum berakhir dan ini yang justru harus dijaga supaya tidak berakhir buruk.

Pengalaman sebelumnya timbul lonjakan kasus baru saat mudik tahun lalu. 

“Ini semua kita jadikan pembelajaran agar tidak terjsdi lonjakan kasus. Kita tahan dulu ditiadakan supaya ini cepat berakhir,” tuturnya. (*)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Survei Kemenhub, meski Ada Larangan Mudik, Tujuh Juta Masyarakat Indonesia Tetap Pulang Kampung

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved