Breaking News:

Ramadhan 2021

Sholat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dipersingkat Jadi 10 Rakaat, Ini Kata Raja Salman

Sholat Tarawih di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, dipersingkat menjadi 10 rakaat, sesuai permintaan Raja Arab Saudi Salman

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al Saud 

TRIBUNKALTENG.COM - Karena masih pandemi covid-19, Sholat Tarawih di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, dipersingkat menjadi 10 rakaat, sesuai permintaan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz.

Raja Salman meminta hal itu dilakukan selama Ramadhan 2021/1442 H ini.

Pernyataan itu disampaikan Raja Salman pada Minggu (11/4/2021) sebagaimana diwartakan kantor berita negara Saudi Press Agency (SPA).

Kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci Syekh Abdul Rahman Al Sudais sepakat jika shalat Tarawih akan dipersingkat menjadi 10 rakaat, bukan 20 rakaat.

Dia mengatakan, pemangkasan jumlah rakaat dalam shalat Tarawih tersebut sesuai dengan tindakan pencegahan dan protokol kesehatan terkait Covid-19 sebagaimana dilansir Gulf News.

Baca juga: Juragan Durian Ini Janji Beri Rp 4,4 Miliar dan 10 Mobil bagi Calon Menantu, Syaratnya Unik

Baca juga: Amankah Divaksin Covid-19 Saat Puasa Ramadhan 1442 H? Begini Tips Aman dari Epidemiolog Unpad

Baca juga: Bayi Ini Diberi Nama Dinas Komunikasi Informatika Statistik, Panggilannya Dinko, Begini Alasannya

Presidensi Urusan Dua Masjid Suci dan instansi terkait lainnya juga akan mempersiapkan protokol pencegahan untuk melayani jemaah haji dan memastikan keamanannya.

Syekh Al Sudais menggarisbawahi keinginan pemimpin Arab Saudi untuk terus memfasilitasi pelaksanaan ibadah di Dua Masjid Suci sambil tetap menjaga protokol kesehatan.

“Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman terus menindaklanjuti segala sesuatu yang akan memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah,” kata Syekh Al Sudais.

Dia menambahkan, Presidensi Urusan Dua Masjid Suci sudah berupaya mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Pihaknya juga bekerja sama dengan semua pihak yang terlibat untuk melayani para jemaah umrah.

Sebelumnya, otoritas Arab Saudi mengizinkan pelaksanaan umrah dan shalat di Dua Masjid Suci selama Ramadhan.

Meski demikian, Arab Saudi masih menangguhkan iktikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadhan.

Selain itu, hanya jemaah yang sudah diberi vaksin yang diizinkan untuk melakukan ibadah umrah dan shalat di dua masjid suci.

Pada Ramadhan tahun lalu, otoritas Arab Saudi menangguhkan umrah, shalat wajib lima waktu, shalat Tarawih, dan buka puasa bersama di seluruh masjid di negara tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Raja Salman Perintahkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dipersingkat

Editor: Dwi Sudarlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved