Vaksinasi Covid 19
1000 Guru Palangkaraya Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19, Dinkes Sosialisasi Vaksinasi Manula
Hingga saat ini sudah ada sebanyak 600 guru di Kalimantan Tengah yang divaksinasi dan sebanyak 1.000 guru lainnya sudah masuk daftar tunggu vaksinasi.
Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Hingga saat ini sudah ada sebanyak 600 guru di Kalimantan Tengah yang divaksinasi dan sebanyak 1.000 orang lainnya sudah masuk daftar tunggu vaksinasi Covid-19.
Kedatangan sebanyak 2.720 vial vaksin Sinovac ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, lewat Bandara Tjilik Riwut dua hari lalu, membawa harapan vaksinasi masyarakat Kalteng.
Khususnya bagi kalangan lansia dan para guru di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan vaksinasi.
Sebanyak 2.720 vial vaksin tersebut, menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul akan diberikan kepada para Lansia dan Petugas Pelayanan Publik termasuk para guru di Kalimantan Tengah.
Baca juga: Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Awasi Protokol Kesehatan Saat Kegiatan Acara Dalam Gedung
Baca juga: 6-17 Mei Seluruh Moda Transportasi Stop Operasi untuk Mudik, Bisa Naik Pesawat dengan Syarat Ini
Baca juga: Polda Kalteng Ungkap Prostitusi Online Anak di Bawah Umur di Palangkaraya, Dua Mucikari Diamankan
Pihak Dinas Kesehatan kini terus mensosialisasikan, mekanisme pendaftaran vaksinasi Covid-19 bagi lansia umur 60 tahun ke atas dan tenaga kesehatan. Sementara itu, untuk tenaga pengajar juga bertahap diberikan vaksinasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya, Akhmad Fauliansyah, mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sebanyak 600 guru yang divaksinasi dan sebanyak 1.000 orang lainnya sudah masuk daftar tunggu vaksinasi.
"Masih sepertiga dari jumlah pegawai yang ada dilingkup dinas pendidikan. Total pegawai kita ada 3.000-an di dinas, termasuk guru honorer, staf sekolah, dan petugas keamanan,"bebernya.
"Vaksin tahap pertama ada 1.600-an pegawai Dinas Pendidikan yang sudah didaftarkan sebagai penerima vaksin Covid-19," tambahnya.
Menurut dia, dalam tahap pertama ada seribuan guru yang masih berstatus dalam daftar tunggu untuk vaksinasi.
"Kami berharap mereka segera diberikan vaksin Sinovac sehingga bisa terlindungi dari paparan virus Corona. Selanjutnya, kami mengusulkan lagi 1.400 orang pegawai atau guru untuk vaksinasi tahap berikutnya," ujarnya.
(tribunkalteng.com / faturahman)
